so little time, so much to do

September 23, 2009 § 9 Comments

Time’s ticking fastly, with the wedding ticker showing that we’ve got 1,5 months to go. On the other hand, I can make a list up to 20 things that needs to be taken care of. With time not on our side, ain’t that just grand? 😦

Here’s our late September-October to do list

1. Finalize menu with DTC

Ini dia yang ga beres-beres. Udah ada draft kasar menu yang kita mau, tapi setelah beberapa kali test food dan rombak sana-sini karena ga mau makanan kurang (atau terlalu berlebih), jadilah berubah terus. Blom lagi perbedaan selera antar generasi, such as: I want the ‘coffee corner’ while my mom thought it wasn’t necessary. Still needs a little touch that menu of ours.

2. Book another night for our stay at Bumi Karsa (with DTC’s rate hopefully)

Salah satu bonus dari catering (hasil nego-nego dan senggol sana-sini) adalah satu kamar untuk tgl 7 november. But…to avoid the question from our parents on “Abis akad nikah mau pulang kemana?” and we thought it woud be fair to both parents, we decide to stay at the hotel after  akad. So..2 malem di hotel!

3. Make-up test at Novi Arimuko

Hmm…still haven’t found any occasion for me to wear the test result. Tau aja kan make up wedding pasti heboh, rasanya sayang kalo cuma tes make up trus dihapus. Tapiii bingung juga mau kemana kaya’ lenong begitu.

4. Fitting baju penerima tamu

Yes mayang, I’ll take the dress to campus and you can show it off if you want to ;). Dikasih pinjem baju penerima tamu sama pak Asdi. Rencananya hari senin depan langsung sampering para tersangka calon penerima tamu buat fitting.

5. Pre wedding pictures are framed and ready to be displayed

Ngikutin jejak another bride-to-be, kita mau hunting frame di Mampang. My future mom-in-law wants to tag along, since she’s good at haggling price and she knows the vendors there (hohoho…). Oiya! selain frame, masih butuh stand-nya frame itu lho yg-kayu-tiga-kaki dan gw ga tau namanya apa.

Pihak dekor ga punya trus coba-coba ngerayu photomotion, mereka juga belum tentu bisa sediain 6 biji (cuma punya 10 dan mau dipake 5 untuk wedding lain di tanggal yg sama). Rencananya mau cari tempat yg nyewain stand begini, ada yg tau ga dimana? need some help here please…

6. Finish all KUA-related stuff

What ever they are, have to coordinate with the At-Tin people. Not much I guess, just the suscatin form and maybe a little bits of this and that.

7. Finalize guest list

Mine in this case b’cuz fakar already finished, finalized, and printed his. Terakhir sebelum lebaran, katanya siy udah mulai nempelin ke undangan. Oh nooo…me and my parents are sooo behind in this one. Ngebut niy ngejar 1 bulan lagi!

8. Finalize some stuff with Bidakara

Harus konfirmasi lagi tentang biaya, charge tambahan, dan juga ruangan mana aja yg bisa dipake. Hmm..mau minta bantuan WO aja kaya’nya untuk hal yang satu ini. Apa gunanya ada WO ya ngga? which reminds me…

9. Meeting with WO

Konfirmasi ulang tentang rincian kerja dan juga penawaran yang belom juga dikirim sampe detik ini..

10. Hias seserahan

Yups, this whole seserahan deal is finally closed! Closed the deal with a pair of nude pumps from Guess. I’ve been eyeing them for sometime and couldn’t find a perfect reason to get them. Harusnya beli sepatu tipe open-toe untuk dimatchingin sama kebaya, tapiii karena udah mefet waktunya dan si anggi ga juga jatuh cinta sama sepatu lain.

something like this but the colorings a bit different

something like this but the coloring's a bit different

Yasudlah, a pair of Guess Drfiter was purchased and brought home as a closure for the whole seserahan hunt. Minggu depan mau harus ke Attila untuk mulai hias seserahan.

11. Jahit baju kakak, abang, ponakan

Once more my side of the family is lagging on the wedding preparation. While Fakar’s sisters, brothers, nieces, and nephews already have their akad & reception clothes made at their tailor, mine is yet to be done. Procrasination is our middle name.. 😉

Daaan, masih ada beberapa printilan lain yang ga penting untuk disebutin disini.

Hoof… here we go! Mulai masuk gigi 4!

Advertisements

handing over my baby

August 20, 2009 § 4 Comments

It’s hard to believe how fast time goes by. It has been 8 months since our engagement and only 2 months to go to our big fat wedding.

As was planned before, we’re going to start delegating tasks to our wedding organizer around this time.

Abang told me that I have to stop thinking too much about the wedding and let the WO do their job (yes, I admit this wedding is like my baby, it’s really hard to hand it over to another party).

Anyway we decided to hire a WO as to make our life easier, that’s what I have to keep in mind. 🙂

Daaan, mulailah delegasi tugas, vendor, dan lain-lain ke WO.

Tepatnya kemarin aku dan mama ketemuan sama tante Yani dan teh Dea (our WO) di Secret Recipe PIM. Hampir 2,5 jam lebih kita diskusi banyak hal. Dari mulai pengajian/siraman, akad nikah, trus resepsi, semua dibahas satu per satu supaya lebih jelas. Karena selama ini pihak WO ga terlibat dalam pemilihan dan deal dengan vendor, jadi mereka banyak tanya-tanya dan minta ada perkenalan dulu (siip bisa diatur).

Kali ini lebih banyak ngebahas tentang acara pengajian-siraman, soalnya acara yang satu ini bener-bener diurusin WO. Sampe buku pengajian, souvenir, dan printilan lain pun mereka yang urus. Aku cukup cape ngurus akad n resepsi, lagipula takutnya aku gada waktu.

Bahas konsep yang kita mau (Jawa komplit), walhasil aku dan mama banyak ga ngerti pas tante Yanny jelasin tentang adat Jawa untuk siraman. Ada pasang beleketepe, tumplak punjen, jualan cendol, dll. Hohohoho..ketauan kan Jawa palsunya (langsung niat cari tau lebih banyak, pnasaran euy..).

Selesai bahas pengajian-siraman, lanjut omongin acara akad nikah dan resepsi. Untuk dua hal terakhir, ga terlalu banyak yang dibahas karena vendor udah ada semua, tinggal dihubungin sama WO aja. Aku cuma wanti-wanti ke WO, minta bunga yang bagus untuk dekor pas resepsi .

Awalnya aku sempet ragu dengan pake WO ini, tapi minggu lalu liat perform mereka di nikahan temen, jadi langsung percaya 101%!

Very professional and responsible. We have faith in you tante.. 😉 Smoga lancar jaya yaa..

pic taken from http://classylittlebride.com

9 months to go and our preparations are…

February 6, 2009 § 4 Comments

Ada yang bilang kalo 9 bulan masih lama, tapi ada juga yang bilang sembilan bulan cuma sebentar dan ga akan terasa.  Untuk saya siy, 9 bulan rasanya masih lamaaa bangets. Masih banyak yang harus dilewatin dan diurus sebelum resmi jadi istrinya abang (hehehe.. it still sounds unbelievable to me thinking of being his wife). Kalo bumil, udah lahir niy bayinya 9 bulan lagi…

Neyways, saya dan abang sebenernya udah mulai persiapan dan hunting vendor dari akhir tahun kemarin. Jadi Alhamdulillah udah banyak vendor yang kami pilih sejauh ini. Beberapa udah di-DP dan beberapa masih nunggu penawaran harga dan lain lain. Tapi namanya juga orang mau nikah, pasti banyak cobaan dari sana-sini, terutama dari pihak keluarga.

Adaaa aja yang komen tentang vendor terpilih. Kadang juga mereka memberi rekomendasi tentang vendor lain dan berharap ganti vendor aja, karena inilah..itulah..yadayadayadayada… Saya tau maksud mereka baik, berusaha bantu dan memberi masukan, tapi kadang saya merasa tertekan dengan semua niat baik mereka. Yahh saya berusaha tersenyum dan menerima semua masukan tadi, walopun sebenernya udah ada pilihan vendor sendiri.

Yang penting Insya Allah tepat 9 bulan dari sekarang kami sudah menjadi suami-istri (hihihihi…masih suka ga percaya). Sejauh ini review progress persiapan pernikahan (akad + resepsi) adalah:

Venue akad: Mesjid Agung At-Tin (udah DP)

Venue resepsi: Birawa, Bidakara (udah DP)

Dekorasi: Nauli dekor (belom DP tapi udah terima penawaran)

Make-up artist: Novi Arimuko (udah DP)

Prewed, Foto, Video: Photomotion (udah DP)

Undangan: Kartu Pesona, Ps.Tebet (udah DP & naik cetak)

Suvenir: udah mulai dibikin tapi g’tau vendornya, camer yang urus (makasiy mama nasution)

Entertainment: Tata & her friends -> ini temennya abang jadi ga pake DP

Wedding Organizer: Dyanita (hmm..ini perlu DP engga ya?)

Seragam keluarga dan sahabat: Pronto & DeModa

Nah..yang belom pasti adalah cateringnya. Justru yang paling penting dalam acara pernikahan malah blom ada. Alasannya adalah aku ga berani ambil keputusan sendiri menyangkut catering karena yang satu ini emang lahannya mamaku. Maksudnya aku menyerahkan total keputusan mau pakai catering apa dengan menu apa di tangan mama. Jadi masih nunggu mama ada waktu kosong niy untuk mulai netapin catering apa yang dipakai. Satu lagi yang belum pasti adalah tempat jahit kebaya akad dan resepsi aku dan teluk belanga abang untuk akad. Any recommendations?

Bingung pilih WO..

February 4, 2009 § 10 Comments

Berhubung saya dan abang berniat untuk nyari sendiri semua vendor pernikahan kami, maka kami nyari WO hanya untuk hari-H aja. WO untuk mengurus dan menjaga kelancaran acara akad dan resepsi nanti. Setelah survey, minta PL, dan ketemu kandidat vendor, beberapa WO yang kami survey:

Dari semua WO yang menawarkan jasanya, ahirnya pilihan jatuh ke Dyanita WO. Kenapa? Karena mama udah milih dan sreg dengan vendor yang satu ini. Emang siy aku juga blom pernah denger gembar-gembor tentang WO ini di weddingku.com atau dimanapun, tapi berhubung mama udah sreg banget, ya nurut lah aku.. (sebagai anak yg berbakti, hehehe..). Anyway, urusan WO ini juga bukan bagian aku dan abang, jadi nurut aj deh sama mama. Slain itu, tawaran jasa dari tiap vendor WO ternyata ga beda satu sama lain. Mirip-mirip aja dengan jumlah crew yang ditawarkan juga sama, antara 6-8 orang (tergantung jumlah tamu katanya). Trusss, harga yang ditawarkan Dyanita juga jauh lebih miring dibanding yang lain. Mungkin karena mama kenal dengan sodara si pemilik kali ya.. dan mama juga nego-nego minta harga “sodara”, hehehe.. Ibuku emang jago deh soal nego-menego.

Dyanita
Wedding Organizer & Consultant

CP: Ibu Yanny Trenggana
Jl. Sirsak No.94, Jagakarsa, Jaksel
(021)7870534, HP: 0811889301

Kalo untuk tawaran jasa dari WO yang aku dapet yaitu:

United Wedding Organizer
*Bekerja sejak kontrak ditandatangani
*International & Tradisional Wedding Planner
*Tim 6 orang
*Wireless HT dan comunication gadget
*Uniform
*Membantu membuat wedding budget planner
*Mengembangkan ide-ide kreatif sesuai dengan personal dan ciri khas calon pengantin.
*Membantu mencari vendor yang sesuai dengan budget dan keinginan calon pengantin ( Bebas memilih )
*Bernegosiasi dan mendapatkan best deal dari setiap vendor
*Full day organizer (akad/ pemberkatan & resepsi)
*Menyusun schedule & time line
*Managing, time keeping, reminding.
*Technical Meeting
*Wedding Emergency Kit

Manten Party Wedding Organizer
*Akad & Resepsi
*Pembahasan Konsep
*Pengurusan KUA/Catatan Sipil
*Pemilihan Vendor
*Menyarankan dan memberikan usul kepada calon pengantin.
*Kontrol pesanan ke masing2 Vendor
*Penjadwalan Rapat koordinasi Vendor
*Memberikan draft susunan kepanitiaan (apabila ada panitia keluarga)
*Penjadwalan Rapat Panitia
*Menyiapkan Panduan Acara
*WO menyarankan dan memberikan usul kepada calon pengantin untuk kelancaran acara tersebut seperti untuk Flow tamu, Protokoler tamu VIP/VVIP, dll…
*Koordinator Acara
*Jumlah kru: 2 s/d 5 orang/hari (akad), minimal 8 orang (resepsi)

Sedangkan untuk Budi Prayitno dan Dyanita, aku ga dapet rinician jasa secara tertulis, tapi intinya sama aja sama yang dua di atas tadi.

Where Am I?

You are currently browsing the Wedding Organizer category at Our Life Journey Together.