Perihal kartu undangan dan mama camer

May 12, 2009 § 9 Comments

Mau bikin kartu Undangan di pasar tebet?

Tapi males jadi Quality Control untuk beratus-ratus undangan yang harus diperiksain satu demi satu?

Ada 2 solusi:

1. Pesen undangan jauh-jauh jari sebelumnya jadi bisa nyicil kontrol kualitas

atau…..

2. Minta tolong pihak lain untuk jadi QC undangan

Beruntunglah eyke punya mama camer yang baik hati dan amat sangat rajin sekali. Gimana engga rajin coba?! Dalam waktu 3 (tiga) hari saja, mama camerku udah berhasil mensortir 1250 undangan yang ada. Dipisahin mana aja yang reject dan mana yang bagus. Engga cuma sampai situ, ada juga pemisahan untuk yang reject cover aja atau reject selipannya aja. waktu pertama ambil undangan di Kartu Pesona, aku ga kebayang kapan bisa selesai sortir undangan sebanyak itu. ehhh…ternyata cukup tiga hari dan 1 mama camer, hehehe… Makasiy ya tante.. (sekarang masih manggil ‘tante’ soalnya, hehehe..)

Setelah beres disortir, undangan yang reject ada sekitar 200an (sekitar 20%-an). Langsung dibawa deh 3 kardus kecil berisi undangan-undangan reject ke Kartu Pesona. Mba Ana yang baik hati mau terima dan bersedia mengganti atau memperbaiki dengan waktu sekitar 1 bulan. Sebenernya kualitas undangan overall bagus, tapi karena undangan kami yang model frame, jadi kadang ada bagian-bagian yang kurang rapi sehingga ga sedap dipandang gimanaaa getoh.

Yowes, santai-santai tunggu satu bulan lagi niy…

Update..update..update progress

April 28, 2009 § 9 Comments

Ditinggal seminggu aja, ternyata banyak kemajuan (dan kemunduran) persiapan pernikahan kami. Update persiapan sejauh ini:

Undangan udah jadi!

Yups, undangan sebanyak 1000 lebih udah jadi semua 3 bulan setelah naik cetak. Hari Minggu kemarin, aku dan abang ambil di Kartu Pesona, ps. tebet. Totalnya ada 3 boks guedhee aja, trus dikasi tambahan 15 undangan. Yang gw denger-denger siy kalo bikin undangan di pasar tebet, harus siap dengan kurang lebih 20% reject. Tapi mereka mau ganti kalo kebanyakan rejectnya. So..siap-siap niy jadi QC undangan yang jumlahnya seribuan itu.. Hehehe, untungnya masih 6 bulan lagi, still a lot of time. 😉

Cincin juga udah jadi

Tapi belum diambil, baru terima sms dari Puri Mas yang ngasi tau kalo cincin udah bisa diambil. Cepet juga ya proses pembuatannya. Belum ada sebulan, udah jadi aja niy cincinnya.

Engga punya Wedding Singer

Nah…yang satu ini niy yang sekarang jadi masalah. Wedding singer kami ternyata mau ngelanjutin S2 di Aussie (congrats ya Ta..!!!). We’re happy for her, tapi jadi ga punya wedding singer deh. Untungnya Tata berbaik hati dan mau rekomen temennya yang udah biasa perform di Bidakara juga. Selain itu ada beberapa temen yang kasi rekomendasi wedding singer lain. Oke deh, mulai lagi meeting awal dengan vendor.. cari yang sreg dan harga sesuai. 🙂

Perkembangan undanganku..

February 9, 2009 § 6 Comments

Ada dua perkembangan terbaru soal undangan untuk pernikahan kami nanti. Hal yang pertama adalah pemangkasan jumlah undangan. Jadi setelah acara pernikahan salah seorang sahabat saya kemarin malam di Birawa bidakara, mama berpikir untuk mengurangi jumlah undangan supaya ga terlalu penuh sesak di gedung. Memang pihak Bidakara claim kalau Birawa cukup untuk 3000 tamu, tapi rasanya itupun bakal penuh sesak banget..nget.. Paling sebel dan ga nyaman kan ke pesta pernikahan yang rame banget bikin males dan illfeel gitu. Semalam, undangan pernikahan temen saya kalo ga salah berkisar 500-700, dan itu sudah cukup bikin Birawa ramai bo’. Yah daripada nanti kepenuhan tamu dan bikin suasana ga nyaman, terpaksa oh terpaksa jumlah undangan dipangkas. Maklum saya dan abang dua-duanya bontot di keluarga, jadi maunya finalisasi pernikahan, sow niat awal orang tua adalah mengundang semua teman. Oh well, siapa saja yang (maaf) terpaksa ga diundang masih nanti dipikirnya.

Perkembangan kedua (dan paling bikin aku syenaang…) adalah… jreng..jreng.. Dummy undangan udah jadi!!!! Horee…!!! Kurang lebih satu bulan dari naik cetak, jadi juga niy dummynya. Kemarin sore mampir dulu ke Pasar Tebet untuk ambil dummy, dibela-belain padahal lagi hujan dan Kartu Pesona udah mau tutup, hehehe.. Makasyihhh ya Mba Ana yang sudah berbaik hati bikinin dummy undanganku. 🙂 Walopun dummynya ini belum 100% persis undangan jadi nanti, tapi paling ga udah ada gambaran kira-kira nanti finalnya seperti apa. Huehehehehe…seneng banget lho! Apalagi mama abang bilang undangannya bagus (fiuhh…). Apapun kata orang sebenernya yang penting aku dan abang puas dengan dummy ini. Katanya siy kurang lebih 1 bulan lagi sudah bisa jadi undangannya. Walah..jadinya banyak numpuk dulu selama 8 bulan deh, hehehe.. Aku siy ga keberatan kalo pengerjaannya masih lama, (toh nikahnya masih lama juga) yang penting harus rapi dan bagoes..

ohiya, ini preview sedikit undangan kami.. 😉 Sebenernya ini model frame, tapi bagian framenya blom dibikin oleh pihak Kartu Pesona karena untuk pengerjaan mesinnya mau disekaligusin nanti.

9 months to go and our preparations are…

February 6, 2009 § 4 Comments

Ada yang bilang kalo 9 bulan masih lama, tapi ada juga yang bilang sembilan bulan cuma sebentar dan ga akan terasa.  Untuk saya siy, 9 bulan rasanya masih lamaaa bangets. Masih banyak yang harus dilewatin dan diurus sebelum resmi jadi istrinya abang (hehehe.. it still sounds unbelievable to me thinking of being his wife). Kalo bumil, udah lahir niy bayinya 9 bulan lagi…

Neyways, saya dan abang sebenernya udah mulai persiapan dan hunting vendor dari akhir tahun kemarin. Jadi Alhamdulillah udah banyak vendor yang kami pilih sejauh ini. Beberapa udah di-DP dan beberapa masih nunggu penawaran harga dan lain lain. Tapi namanya juga orang mau nikah, pasti banyak cobaan dari sana-sini, terutama dari pihak keluarga.

Adaaa aja yang komen tentang vendor terpilih. Kadang juga mereka memberi rekomendasi tentang vendor lain dan berharap ganti vendor aja, karena inilah..itulah..yadayadayadayada… Saya tau maksud mereka baik, berusaha bantu dan memberi masukan, tapi kadang saya merasa tertekan dengan semua niat baik mereka. Yahh saya berusaha tersenyum dan menerima semua masukan tadi, walopun sebenernya udah ada pilihan vendor sendiri.

Yang penting Insya Allah tepat 9 bulan dari sekarang kami sudah menjadi suami-istri (hihihihi…masih suka ga percaya). Sejauh ini review progress persiapan pernikahan (akad + resepsi) adalah:

Venue akad: Mesjid Agung At-Tin (udah DP)

Venue resepsi: Birawa, Bidakara (udah DP)

Dekorasi: Nauli dekor (belom DP tapi udah terima penawaran)

Make-up artist: Novi Arimuko (udah DP)

Prewed, Foto, Video: Photomotion (udah DP)

Undangan: Kartu Pesona, Ps.Tebet (udah DP & naik cetak)

Suvenir: udah mulai dibikin tapi g’tau vendornya, camer yang urus (makasiy mama nasution)

Entertainment: Tata & her friends -> ini temennya abang jadi ga pake DP

Wedding Organizer: Dyanita (hmm..ini perlu DP engga ya?)

Seragam keluarga dan sahabat: Pronto & DeModa

Nah..yang belom pasti adalah cateringnya. Justru yang paling penting dalam acara pernikahan malah blom ada. Alasannya adalah aku ga berani ambil keputusan sendiri menyangkut catering karena yang satu ini emang lahannya mamaku. Maksudnya aku menyerahkan total keputusan mau pakai catering apa dengan menu apa di tangan mama. Jadi masih nunggu mama ada waktu kosong niy untuk mulai netapin catering apa yang dipakai. Satu lagi yang belum pasti adalah tempat jahit kebaya akad dan resepsi aku dan teluk belanga abang untuk akad. Any recommendations?

all about wedding invitation

January 18, 2009 § 8 Comments

Secara ringkas, step by step pesen undangan begini:

1.      Survey harga ke beberapa vendor, tanya2 aja sesuai spesifikasi yang kita mau (model kartu, pake foto atau tidak, foto warna atau B&W, dan jenis kertas/bahan). Pastiin juga kalo harga yang ditawarkan sudah termasuk Thank You card + plastik.

2.      Setelah harga oke, pilih kertas dan warna. Inget lho ada perbedaan harga untuk kertas impor/lokal dan warna terang/gelap. Untuk bahan beludru beda juga tentunya. Pilihan warna, sebaiknya diskusi juga sama ortu karena bisa repot kalo mereka ga setuju (yang kejadian pada gw, harus ganti warna dan kertas deh, untungnya blom naik cetak).

3.       Bahan-bahan udah dipilih (kertas, pita, beludru, dll), bikin tanda jadi. Nah ini harus pinter2 nego harga dan tips untuk yang nikahnya masih lama (just like us..) minta harga yang mengikat supaya ga kena imbas kenaikan. 😉

4.       Minggu depannya dateng lagi untuk disain. Biasanya disain ini yang lama, karena kalopun kita ber2 udah sreg dan setuju, pas dibawa pulang ada aja komentar dan perbaikan sana-sini dari pihak kelurga.

5.       Kalo disain udah oke semua dan semua pihak setuju, tinggal acc!

6.       Setelah ACC, pihak Kartu Pesona akan belanja bahan dan bikin plat. Kurang lebih seminggu setelah itu baru bisa naik cetak.

7.       Pas naik cetak ini kita diminta untuk hadir, demi minimalisasi kesalahan (maklum mereka terima order banyak banget). Yang paling penting pas naik cetak ini adalah kita acc warna tulisan, karena mereka mix sendiri cat-nya, jd bisa minta lebih terang atau gelap sesuai keinginan.

8.       Dua minggu kemudian, baru bisa liat dummy kartu yang udah diembos, poly emboss, dan udah cantik.

9.       Setelah semua oke, baru deh diperbanyak. Nah kira-kira dua minggu kemudian jadi semua undangannya! Jangan lupa diperiksain satu per satu (makanya saya pesen dari sekarang, supaya ada waktu utk periksa semuanya dengan lebih tenang).

Where Am I?

You are currently browsing the Undangan category at Our Life Journey Together.