just a week away (updates..)

October 30, 2009 § 6 Comments

Baaack….from a period time of hibernating.. 😉

Hoho,smakin deket hari H, smakin males update blog. Maafin yaaa..saking banyak yang diurus, sampe ga ada mood dan waktu lagi buat nulis.

Finally! One week to go before we become Mr.& Mrs. Nasution! Wehehe…we really are getting married honey. I’ve been feeling that kind of excitement (and slightly disbelieve) that we’re going to be married. Is it just me? Or do all bride-to-be shares this feeling? Hmm..I wonder

Eniwei… sedikit update perkembangan October to-do list:

1. Finalisasi daftar undangan

Beress!!! Finally, our my family’s side of invitation list was finalized. My dad actually had to take a week leave from work to get his list done (80% undangan papa soalnya).

2. Sebarin Undangan

Ini juga beres! Yaa..masih nyisa beberapa yang baru inget di menit-menit terakhir (maaph yaa..)

3. Test Make up di Novi Arimuko

Udah 2 minggu yang lalu, tapi waktu itu kakak ipar + ponakan lagi diopname di RS, jadilah hasil test make up cuma dipake buat mejeng besuk ke rumah sakit. Ga foto-foto juga, lupa bawa kamera. IMHO, ga penting banget lah test make up. Malah bisa jadi bikin bête, soalnya mengundang komentar-komentar dari orang-orang lain yang sering kali bernada negative (males juga ceritainnya disini). Intinya, kalo udah percaya sama perias/MUA, ga usah test make up deh.

4. Konsultasi rias sama Mba Sofia

Berhubung ada request2 tertentu buat akad, jadilah konsul dengan Mba Sofia. Alhamdulillah beliau sanggup katanya bikin sanggul dari rambut gw yang seadanya ini. Mba Sofia baeek banget, banyak ngasih bonus dan bener-bener enak diajak konsultasi. Hee..reviewnya disimpen buat nanti aja setelah hari H.

5. Hias seserahan

Siip, udah 80% karena masih ada 2 kotak yang belum diambil karena blom selesai dihias dan keranjang buah belum selesai dibikin sama Attila. Hias seserahannya bagus menurut gw, simple ga dibentuk yang aneh-aneh tapi tetep cantik. 😉

6. Lunasin semua vendor

Nah ini niy yang bikin bangkrut… hehe.. Tapi Alhamdulillah udah lunas semua, udah lega dan bisa kipas-kipas nungguin minggu depan.


Now it’s time for us to do some more pampering.. Cihuy!! 😉

menghitung hari…

October 15, 2009 § 10 Comments

Mulai mendadak dangdut kaya’ judul lagu.. tapi itu yang bener-bener kita gue lakuin sekarang. Tiap liat kalender di hape, mulai deh itung-itung sisa berapa hari lagi ya untuk beresin ina-itu yang ga kelar-kelar.

Makin deket kok makin adaaa aja yang berasa blom disiapin ya? Hosh… nyicil..nyicil…

To do list yang masih belom beres juga untuk 20an hari ke depan adalah… eng..ing..eng..:

1. Finalisasi daftar undangan

Alhamdulillah undangan yang masih di kardus dan belom dilabel tinggal 100an sajah. Yang lain udah rapi jali dengan label nama + alamat di dalam plastik. Urusan bungkus membungkus undangan ternyata ga segampang yg dikira, sampe harus minta bantuan asisten-asisten rumah. Mereka girang banget diminta bantuan ini, kaya’nya lebih antusias mereka daripada keluarga gue untuk urusan pernikahan ini. 😉

2. Sebarin undangan

print-tempel-bungkus-kirim!

print-tempel-bungkus-kirim!

Udah mulai dicicil, mana yang bisa dianter, dititip, kirim lewat pos, pake kurir, dll, dsb. Kita ga bikin e-invitation, alasannya cuma satu: MALAS… hohoho…

3. Test make up Novi arimuko

Sekalian lunasin urusan rias-merias dan konsultasi tentang jilbab orang tua. Mama udah pengen banget konsultasi tentang jilbab ini karena bingung mau beli jilbab warna apa untuk kombinasinya. Siiip lah, insya allah weekend beres..

4. Final meeting dengan mba Sofia

Sama aja urusannya, lunasin rias merias akad + konsultasi soal riasan. owhh..ada request dari ortu, katanya pas akad ga bole pake sanggul tempelan (baca: harus rambut sendiri). Dooh?! aturan dari mana pula ini? tapi yasudahlah, sebagai anak berbakti, nurut…nurut…

5. Hias seserahan

kapan ya bisa ke attila?

6. Lunasin semua vendor

Kemarin baru aja lunasi vendor foto & video, gedung, dan mesjid. Huwaa…saldo tabungan tinggal .. tang..ting..tung.. Yuks mari kerja rodi lagi..  Masih harus lunasin vendor2 lain aja..

Okeehh, dikit lagi ini..

ga lama lagi “bisul”nya pecah! minjem istilah temen gw yang baru married

so little time, so much to do

September 23, 2009 § 9 Comments

Time’s ticking fastly, with the wedding ticker showing that we’ve got 1,5 months to go. On the other hand, I can make a list up to 20 things that needs to be taken care of. With time not on our side, ain’t that just grand? 😦

Here’s our late September-October to do list

1. Finalize menu with DTC

Ini dia yang ga beres-beres. Udah ada draft kasar menu yang kita mau, tapi setelah beberapa kali test food dan rombak sana-sini karena ga mau makanan kurang (atau terlalu berlebih), jadilah berubah terus. Blom lagi perbedaan selera antar generasi, such as: I want the ‘coffee corner’ while my mom thought it wasn’t necessary. Still needs a little touch that menu of ours.

2. Book another night for our stay at Bumi Karsa (with DTC’s rate hopefully)

Salah satu bonus dari catering (hasil nego-nego dan senggol sana-sini) adalah satu kamar untuk tgl 7 november. But…to avoid the question from our parents on “Abis akad nikah mau pulang kemana?” and we thought it woud be fair to both parents, we decide to stay at the hotel after  akad. So..2 malem di hotel!

3. Make-up test at Novi Arimuko

Hmm…still haven’t found any occasion for me to wear the test result. Tau aja kan make up wedding pasti heboh, rasanya sayang kalo cuma tes make up trus dihapus. Tapiii bingung juga mau kemana kaya’ lenong begitu.

4. Fitting baju penerima tamu

Yes mayang, I’ll take the dress to campus and you can show it off if you want to ;). Dikasih pinjem baju penerima tamu sama pak Asdi. Rencananya hari senin depan langsung sampering para tersangka calon penerima tamu buat fitting.

5. Pre wedding pictures are framed and ready to be displayed

Ngikutin jejak another bride-to-be, kita mau hunting frame di Mampang. My future mom-in-law wants to tag along, since she’s good at haggling price and she knows the vendors there (hohoho…). Oiya! selain frame, masih butuh stand-nya frame itu lho yg-kayu-tiga-kaki dan gw ga tau namanya apa.

Pihak dekor ga punya trus coba-coba ngerayu photomotion, mereka juga belum tentu bisa sediain 6 biji (cuma punya 10 dan mau dipake 5 untuk wedding lain di tanggal yg sama). Rencananya mau cari tempat yg nyewain stand begini, ada yg tau ga dimana? need some help here please…

6. Finish all KUA-related stuff

What ever they are, have to coordinate with the At-Tin people. Not much I guess, just the suscatin form and maybe a little bits of this and that.

7. Finalize guest list

Mine in this case b’cuz fakar already finished, finalized, and printed his. Terakhir sebelum lebaran, katanya siy udah mulai nempelin ke undangan. Oh nooo…me and my parents are sooo behind in this one. Ngebut niy ngejar 1 bulan lagi!

8. Finalize some stuff with Bidakara

Harus konfirmasi lagi tentang biaya, charge tambahan, dan juga ruangan mana aja yg bisa dipake. Hmm..mau minta bantuan WO aja kaya’nya untuk hal yang satu ini. Apa gunanya ada WO ya ngga? which reminds me…

9. Meeting with WO

Konfirmasi ulang tentang rincian kerja dan juga penawaran yang belom juga dikirim sampe detik ini..

10. Hias seserahan

Yups, this whole seserahan deal is finally closed! Closed the deal with a pair of nude pumps from Guess. I’ve been eyeing them for sometime and couldn’t find a perfect reason to get them. Harusnya beli sepatu tipe open-toe untuk dimatchingin sama kebaya, tapiii karena udah mefet waktunya dan si anggi ga juga jatuh cinta sama sepatu lain.

something like this but the colorings a bit different

something like this but the coloring's a bit different

Yasudlah, a pair of Guess Drfiter was purchased and brought home as a closure for the whole seserahan hunt. Minggu depan mau harus ke Attila untuk mulai hias seserahan.

11. Jahit baju kakak, abang, ponakan

Once more my side of the family is lagging on the wedding preparation. While Fakar’s sisters, brothers, nieces, and nephews already have their akad & reception clothes made at their tailor, mine is yet to be done. Procrasination is our middle name.. 😉

Daaan, masih ada beberapa printilan lain yang ga penting untuk disebutin disini.

Hoof… here we go! Mulai masuk gigi 4!

Kotak-kotak seserahanku

July 2, 2009 § 7 Comments

Satu lagi printilan udah hampir beres, horeee…!!

Kotak seserahan udah selesai dibikin. Kenapa cepet-cepet banget? karena aku udah suka modelnya, dan takutnya bahan-bahan untuk bikin model yang aku mau tiba-tiba ga ada pas deket-deket November. Jadi solusinya adalah dibikin sekarang, diambil dari Attila dan simpen dulu di rumah sampe deket-deket hari-H. Beberapa minggu sebelum hari H, dibawa balik ke Attila untuk dihias deh (for FREE!). 🙂

Repot? ga juga, justru gw lebih tenang dengan cara ini. Ga pusing lagi mikirin kotak seserahan dan hiasnya.

Attila boxes

Ini foto kotak seserahan di showroom Attila. Maaf untuk kualitas foto yg busuk (maklum kamera HP cuma 2 mega pixel, he..)

Yang sedikit repot adalah waktu ambil kotak-kotaknya yang gedhe-gedhe. Ga bisa ditumpuk karena di atasnya ada hiasan bunga, kalo kotak kecil ditaro dalam kotak besar juga ngerusak bunganya. Total ada 11 kotak, yaitu:

1 ukuran L – untuk kotak seprei atau alat mandi (masih blom tau mau yg mana)

5 ukuran M – isinya baju, asesoris, dkk

1 ukuran S – isinya alat-alat lenong untuk gw (banci!)

1 peti – yang ini untuk mahar

1 kotak perhiasan

1 keranjang

1 kotak kue

Tapi yang udah diambil baru 8 kotak, karena peti, kotak perhiasan, dan keranjangnya belum selesai dibikin. Wiken besok ini mau diambil kaya’nya (kalo ga males bergerak yaa). Oiya untuk kotak seserahanku nanti, aku mau kotak warna pink atau merah (dan abang) pilih kotak warna krem dengan hiasan pita organdy krem dan bunga mawar pink (mawar pink untuk akomodir keinginan gw ber-pink-ria). 😉

Untuk info harga; ukuran S = 45K, M = 65K, dan L = 85K

Hias seserahanku

June 11, 2009 § 9 Comments

Printilan satu ini akhirnya beres juga. Semua Hampir semua barang-barang seserahan udah dibeli, yah 90% udah beres lah.. Yang belum dibeli tinggal sepatu/sandal high heels untuk pesta dan compact powder (masih tentative karena kalo bedak aku habis, ya baru beli). Barang-barang lainnya udah beres disimpan dalam 1 koper sendiri (sengaja disimpen dalam koper supaya aku ga tergoda untuk mulai nyobain ini-itu terutama make-up, hehehe…).

Untuk urusan kotak seserahan dan hias-menghias, kami serahin ke Attila ethnique. Dulu waktu kakak nikah juga beli kotak dari dia, jadi udah percaya dengan kualitasnya. Waktu aku dan abang ke showroom Attila, ada beberapa kotak hantaran yang sudah dibungkus rapi jali dengan penataan simpel tapi terlihat klasik. Box-nya juga bagus, pengerjaannya rapi, dan bunga yang dipakai cantik. Setelah tanya-tanya dan konsultasi dengan tante Attila, langsung deh DP untuk pesanan kotak seserahan warna krem dengan bunga pink. Karena lupa bawa kamera, foto2 menyusul ya nanti pas ambil kotaknya.

Kotaknya bisa diambil 2 minggu lagi dan nanti awal Agustus bisa mulai dihias seserahannya. Sebenernya acaranya masih lama, tapi menurut tante Attila lebih baik dia mulai bikin kotaknya sekarang karena kalo deket-deket Lebaran, bahan-bahan yang mereka pakai susah dicari atau kertas yang aku mau udah engga ada (haiyah ribet ya masalah kertas doang). Yowes, sepertinya kotak-kotak itu bakal nangkring di rumah untuk beberapa bulan ke depan dulu.

Ohiya, untuk info range harga, dimulai dari 35K sampai 150K juga ada. Semua tergantung ukuran, jenis bahan kotak dan bunga yang dipakai.

Attila ethnique

Jl. Lebak Bulus III No. 22

Cilandak – Jakarta Selatan

Telp: (021) 70625250

Where Am I?

You are currently browsing the Seserahan category at Our Life Journey Together.