9 months to go and our preparations are…

February 6, 2009 § 4 Comments

Ada yang bilang kalo 9 bulan masih lama, tapi ada juga yang bilang sembilan bulan cuma sebentar dan ga akan terasa.  Untuk saya siy, 9 bulan rasanya masih lamaaa bangets. Masih banyak yang harus dilewatin dan diurus sebelum resmi jadi istrinya abang (hehehe.. it still sounds unbelievable to me thinking of being his wife). Kalo bumil, udah lahir niy bayinya 9 bulan lagi…

Neyways, saya dan abang sebenernya udah mulai persiapan dan hunting vendor dari akhir tahun kemarin. Jadi Alhamdulillah udah banyak vendor yang kami pilih sejauh ini. Beberapa udah di-DP dan beberapa masih nunggu penawaran harga dan lain lain. Tapi namanya juga orang mau nikah, pasti banyak cobaan dari sana-sini, terutama dari pihak keluarga.

Adaaa aja yang komen tentang vendor terpilih. Kadang juga mereka memberi rekomendasi tentang vendor lain dan berharap ganti vendor aja, karena inilah..itulah..yadayadayadayada… Saya tau maksud mereka baik, berusaha bantu dan memberi masukan, tapi kadang saya merasa tertekan dengan semua niat baik mereka. Yahh saya berusaha tersenyum dan menerima semua masukan tadi, walopun sebenernya udah ada pilihan vendor sendiri.

Yang penting Insya Allah tepat 9 bulan dari sekarang kami sudah menjadi suami-istri (hihihihi…masih suka ga percaya). Sejauh ini review progress persiapan pernikahan (akad + resepsi) adalah:

Venue akad: Mesjid Agung At-Tin (udah DP)

Venue resepsi: Birawa, Bidakara (udah DP)

Dekorasi: Nauli dekor (belom DP tapi udah terima penawaran)

Make-up artist: Novi Arimuko (udah DP)

Prewed, Foto, Video: Photomotion (udah DP)

Undangan: Kartu Pesona, Ps.Tebet (udah DP & naik cetak)

Suvenir: udah mulai dibikin tapi g’tau vendornya, camer yang urus (makasiy mama nasution)

Entertainment: Tata & her friends -> ini temennya abang jadi ga pake DP

Wedding Organizer: Dyanita (hmm..ini perlu DP engga ya?)

Seragam keluarga dan sahabat: Pronto & DeModa

Nah..yang belom pasti adalah cateringnya. Justru yang paling penting dalam acara pernikahan malah blom ada. Alasannya adalah aku ga berani ambil keputusan sendiri menyangkut catering karena yang satu ini emang lahannya mamaku. Maksudnya aku menyerahkan total keputusan mau pakai catering apa dengan menu apa di tangan mama. Jadi masih nunggu mama ada waktu kosong niy untuk mulai netapin catering apa yang dipakai. Satu lagi yang belum pasti adalah tempat jahit kebaya akad dan resepsi aku dan teluk belanga abang untuk akad. Any recommendations?

Ahirnya yang terpilih..

January 12, 2009 § 2 Comments

Setelah survey beberapa vendor lain, saya dan abang memutuskan untuk menggunakan vendor ini. Dilihat dari hasil foto-foto candidnya, saya merasa emosi dan momen istimewa tertangkap dalam lensa. Hasil foto liputan, hampir sama aja hasilnya, perbedaan bisa dilihat dari hasil foto candid, menurut saya (lagi).

Contoh foto-foto kawinan hasil Photomotion

(taken from http://www.photomotion-online.com)

Harga yang ditawarkan photomotion juga cukup bersaing, mengingat banyaknya request dari saya dan abang. Hehehe.. untungnya CP-nya sangat sabar dan baik hati meladeni permintaan-permintaan itu. Plus dengan adanya diskon 20% dari pameran JWC kemarin, semua jadi berasa worth it. Selain itu, kami juga udah liat cara kerja crew Photomotion di pernikahan abangnya abang (nah bingung kan..), crew Photomotion bekerja professional, on time., dan pastinya pake baju seragam yang sesuai. Gw paling ga suka liat fotografer di kawinan yang saltum, alias pake baju ga sesuai dress code. Apalagi yang tipe-tipe pake kaos/kemeja plus jeans and sendal (ughh..ga hormatin klien banget deh kalo tipe ini). Neyways, menurut mama camer saya siy harusnya dapet diskon lebih dari 20% karena vendor ini udah dipake turun-temurun, hmm..mungkin masih bisa dinego ya? 😉

Well, so far kami senang dengan pelayanan dan paket dari Photomotion. Surat kontrak sudah ditanda tangani dan sudah di-DP tentunya.

Fiuh…one finished, about six more to go!

Photomotion
Jl. Pelita No.110 (Kemang Selatan VIII)
Cipete Utara, JakSel 12140
021-726.0733
www.photomotion-online.com
info@photomotion-online.com

dalam rangka mencari fotografer…

January 8, 2009 § Leave a comment

Dengan adanya daftar rekanan foto dari Bidakara mempermudah kami untuk nyari vendor foto. Awalnya bingung harus mulai dari mana nyari vendor-vendor pernikahan, akhirnya dibikin deh yg namanya to-do-list. Emang harus dipikirin dan diurus satu per satu supaya ga berasa kebanyakan beban. Nah, pas di JWC 2008 kemarin, sempet liat-liat beberapa vendor foto rekanan Bidakara yang lagi pameran. Ambil-ambil brosur dan tanya-tanya info. Dapat informasi tentang beberapa vendor: Photomotion dan Photo Talk. Setelah itu, baru dimulai pencarian dan survey vendor lainnya. Beberapa kandidat vendor yang sempat dihubungi via telfon atau meeting: AA Foto , Payu Foto, LeSae Foto, dan Radline. Banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam pemilihan vendor ini karena menurut gw kenangan dari hari pernikahan yang terbukti adalah foto-foto kita (selain buku nikah tentunya). IMO ga ada salahnya untuk splurge di bagian yang satu ini, poko’nya harus puas dengan hasil foto.

Beberapa tips dalam proses pencarian vendor foto/video (berdasar pengalaman pribadi, bukan professional):

  1. Tentukan gaya/hasil foto yang diinginkan. Ada jenis liputan (dokumentasi prosesi pernikahan) dan ada candid (lebih berusaha menangkap emosi dan momen dari acara). Kedua gaya pemotretan ini biasanya berbeda harga dan paketnya.
  2. Perlu ada videografi atau tidak. Untuk meringankan budget, bisa juga shooting video tidak dilakukan. Sangat fleksibel dan tergantung keinginan.
  3. Lihat-lihat dulu hasil foto dari vendor. Bisa dilihat saat pameran, hasil foto teman yg menggunakan jasa vendor, atau gampangnya cari aja di internet.
  4. Jangan lupa untuk cari testimonial dari pengguna vendor. Bisa dicari di blog (u’re reading one) atau di forum-forum seperti weddingku.com. Testimonial ini biasanya lebih jujur dibanding promosi ATL dan BTL vendor.
  5. Cari vendor foto yang berlokasi tidak terlalu jauh dari tempat tinggal CPW atau CPP. Sebenernya ini ga terlalu ngaruh karena rata-rata vendor punya bagian marketing yang bisa diajak meeting di luar kantor. Tapi menurut saya, demi kemudahan dan kepraktisan aja.
  6. Setelah ada pilihan beberapa vendor tertentu, kunjungi kantor mereka. Ini tentunya untuk menilai sedikit-banyak tentang profesionalitas vendor.
  7. Minta kepastian dari vendor, bagaimana sistem kerja mereka (apa menggunakan fotografer sendiri atau freelance) dan maksimal berapa klien yang mereka tangani dalam satu hari.
  8. Keahlian nego dan tawar-menawar sangat diperlukan saat perhitungan seluruh biaya. Pastikan juga apa saja jasa yang ditawarkan vendor, jangan sampai kena charge tambahan karena kita ga teliti.
  9. Saat tanda tangan kontrak, pastikan semua spesifikasi yang kita minta dibuat tertulis. Untuk yang nikahannya masih lama, jangan lupa minta agar harga mengikat (supaya ga kena imbas kenaikan harga).

Where Am I?

You are currently browsing the Fotografi category at Our Life Journey Together.