Catering – DTC

December 21, 2009 § 6 Comments

Mmmm…. Mak nyuss!!! dua jempol tangan + dua jempol kaki buat vendor yang satu ini.

Makanan enyak..enyak.., berlimpah, ga kekurangan, tamu-tamu puas dan pulang dengan kekenyangan (LOL, at least that’s what some guests told me). Dari awal test food emang udah cucok banget sama masakannya DTC. Pas aja rasanya di lidah kita berdua (plus testi dari sodara yang selalu pake vendor ini di acara nikahan anaknya). Jadi makan mantabh hati (dan lidah) sama DTC.

Selain makanan which taste great, dekorasi mereka juga okeh bebeh! Kita emang ga nambah lagi untuk dekorasi, tapi segitu aja udah bagus menurut hasil pandangan mata dari pelaminan. Heee..manten ga sempet jalan-jalan liat dekor, and we didn’t care in the end of the day either. Here is the food + decoration..

Pokoknya setelah acara beres, temen-temen pada muji makanan yang enak dan banyak jumlahnya, bahkan ada sodara gw yang paling rewel & bawel soal makanan minta dibungkusin kalo ada sisa (saking doyannya).

Puas banget dengan kerja DTC, setelah 3 kali (hampir 4) gonta-ganti menu pun ga masalah (asal fix 2 minggu sebelum acara). Plus berbagai bonus yang dikasih DTC (kamar + choc.fountain + diskon harga), hehe..hasil senggol sana-sini aja.

Our thank yous to the whole DTC team, esp. Mba Pipit, Mas Aci, & tentunya Tante Herning. 🙂

Advertisements

The Reception story

November 25, 2009 § 10 Comments

Hari & Tanggal: Sabtu, 7 November 2009

Venue: Birawa Assembly Hall, Bidakara

We went straight to BumiKarsa Hotel after akad nikah and spent the night there. Therefore we had a lot of time on Saturday morning to oversaw the decoration progress of Birawa . No, we’re not some control freak, we just thought it would be more practical to stay at the hotel (dapet complimentary dari catering juga ;)).

So anyway the story goes, we requested for some minor changes to the decoration team in the morning. Somehow there was a little misunderstanding about the standing flowers position. It was nothing major, just small changes to the layout. Overall we were satisfied with the whole settings, layout, props, and flowers. It was just like what we wanted.


Sekitar jam 2 siang, saya udah mulai di make up sama mba Novi. This time I wasn’t late (iyalah wong tinggal turun dari kamar hotel ke ruang rias aja). Tim mba Novi juga sangat ontime, pas saya masuk ruang rias mereka udah ada dan siap. The whole make up process took about 3 hours! There was a minor incident where my contacts ripped so I had to take it off and change. Luckily spare contacts were in hand. Review MUA juga nanti ya…

Trus jam 5 sore sesi foto keluarga dimulai. Dari mulai foto studio sampe foto di pelaminan dengan keluarga. Foto dengan keluarga diatur supaya di awal agar tidak mengganggu jalan acara nanti. Karena undangannya banyak banget, kita ga mau antrian kehambat karena keluarga mau foto. Jadi semua keluarga (inti dan besar) foto di awal. Tapiii jadinya ada beberapa saudara yang ga ikut foto karena belum datang dari sore (maaphkeun….).

Jam 7 tepat kirab pengantin udah masuk ke ruang resepsi. Memang tamu belum terlalu banyak, tapi kalo disesuain dengan jumlah tamu trus baru masuk, bisa-bisa antrian salaman panjang banget. Nah pas kirab ini gw udah mulai keleyengan. Kepala mulai cenut-cenut sampe agak susah buat jalan. Harus pegangan kuat ke abang supaya ga jatoh, hehe… Pusingnya gara-gara bulang yang diiket kuat dan juga ada tusukan jagar-jagar bulang yang sempet kesenggol-senggol waktu sesi foto. Langsung minta panadol ke WO, dan mereka sigap bawain panadol plus makanan. Alhamdulillah setelah itu mendingan pusingnya..


Saat kirab pengantin masuk ke ruang resepsi, kita maunya ponakan-ponakan jalan di depan pengantin. Jadi keliatan lucu deh ada anak-anak kecil jalan pelan-pelan. Hebatnya mereka ini yang biasanya nakal dan gabisa diem, ternyata bisa juga jalan pelan ikutin alunan musik gondang.

Sekitar jam 7.15 setelah kata sambutan dan doa, tamu mulai salaman. Salaman awal ini diiringi dengan shalawatan ibu-ibu Khairunnisa selama sekitar setengah jam (request from my mom, FYI). Setelah itu baru mulai musik jazz dari entertainment expert. To tell you the truth, we have no idea whether Adit sang the songs from our song list or not. There wasn’t any chance to listen; we were busy smiling, saying thank yous, and keeping our head from hurting. Ternyata ga cuma gw yang ngerasa sakit pake bulang, fakar juga ngaku kalo ampu yang dipake agak sakit.


Anyway, overall we enjoy our wedding party and we are so glad and happy to see our family and friends there. Some fellow bloggers also came! I recognize Irax cause we’ve met before and there was also Fanny whom I didn’t realize until she stepped down the stage. Thank you girls for coming.. 🙂 Lot’s of our friends came, even some of them came all the way from Duri just to attend (Makasih banget ya guys..).


Friends were asking if I would be throwing a bouquet (they were anticipating for it), and No there wasn’t any bouquet to throw or such. Wanna know why? Just look at my our head dress!

Kalo pake acara lempar-lempar bunga segala bisa nyangkut kali, hehehehe…  Ga pake acara lempar bunga aja, bulang gw udah berapa kali nyangkut, entah ke tamu atau ke ampunya abang, hohoho… Ohiya, just a little advice, kalo ke kawinan yang mempelainya pake sunting, bulang, atau apapun di kepala yang tampak berat , please..oh dear God please…don’t try to give her cipika-cipiki. Bukannya ga menghormati yaa, tapi sakiit bow kalo head dress sampe nyangkut (yang kemungkinan besar pasti ketarik ya setelah cipika-cipiki).

Afterwards, we didn’t have time and energy to mingle with the guests. Even though after we stepped down the stage, lot’s of our friends were still around. Fakar had the chance to mingle, but I was too busy trying to take off the bulang which was killing my head. Selain si bolang bocah petualang yang bikin sakit kepala, Alhamdulillah semua berjalan lancar. Friends told me they had a great time, enjoyed the food and the whole ambience. They especially liked DTC’s coffee corner (hehe..I knew it would be a differentiation). My parents got a lot of compliments regarding the F&B, people said food tastes great and there were more than enough.

Banyak terima kasih ke semua pihak yang udah ngebantu jalan dan lancarnya pernikahan kami. Semua vendor, saudara, WO, buku tamu girls, among tamu, dan semua pihak yang ga bisa kami sebut satu per satu. Thank you.. Danke schön!.. Merci beaucoup.. Matur nuwun…

As for both of us, we are truly GLAD and RELIEVED those months of preparations leads to an eternity of TOGETHERNESS.

So, there it is…

OUR JOURNEY has just started babe!

😉

Good luck to you all brides and grooms-to-be on your wedding preparations!

Enjoy every moment, cherish every second, don’t fret the small stuff, after all in the end of the day you’re not gonna care about all those details, all you care about is that you’re lucky enough to be married to the person you love. 🙂

Have FUN, we certainly did…

imprisoned in the baby room

November 4, 2009 § 7 Comments

Update status (macem facebook-an): Rumah berantakan, kamar diobrak-abrik, si gw dikurung di kamar bayi.

Banyak orang rawa-riwi, hilir mudik bawa-bawa segala macem benda. Dari mulai tiang-tiang, kain-kain, karpet, lampu, chandelier, bunga, AC, genset, dan berbagai peralatan perang persiapan untuk besok. What’s happening tomorrow??

Gw bakal DISIRAM SIRAMAN! *lol* 🙂

Plus pengajian tentunya. Rencananya jam 9 mulai acara jadi sekitar jam makan siang semua udah bisa beres. Undangan juga ga banyak, sekitar 50an orang. Cuma sodara, temen deket/pengajian mama, dan beberapa tetangga deket rumah.

Hmm.. I wonder how it’s gonna be tomorrow. Will I cry? Will I break down when delivering my ‘minta ijin‘ speech? Whew..really I don’t know.

Well, sekarang tugas gw adalah bikin teks “Ungkapan Kasih Sayang + Permohonan Ijin Nikah“. Karena di akad nanti, pengantin perempuan (that’s me) tidak dihadirkan saat sebelum ijab. Trus ga ada lagi pembacaan mohon ijin nikah, semua udah pas sungkem sebelum siraman.

Nah, berhubung gw si ga-bisa-diem ini daritadi mondar-mandir penasaran pengen liat tempat siraman, tempat sungkem, dan kamar pengantin yang lagi dirias jadi ciamik, jadilah sekarang dikurung di kamar bayi ponakan. Dikasi bekel laptop dan koneksi internet aja supaya diem dengan cantik. Biar keluar aura pengantinnya katanya, 😉

another day of a bridezilla

September 29, 2009 § 13 Comments

Selagi masih semangat ’45 untuk ngebut pake gigi 5, hajar bleh smuanya!

Hari ini seharian keliling-keliling Jakarta, biasaaa…beresin urusan vendor-menvendor. Di saat-saat begini, I just can’t help it to turn into a bridezilla. Bawaannya uring-uringan mulu, mana udara panas banget, ditambah stres semakin deket hari H. Alamak rasanya mau marah..marah..mulu. 😦

Fiuhh..alhamdulillah ada my mom yg pengertian dan tante yanny + teh Dhea (tim WO) yang sangat membantu. Untung banget teh Dhea kerjaannya bercanda melulu, jadi muka gw ga berlipet tujuh dan nambah kerutan wajah. Bersyukur banget bisa dibantu WO di ahir-ahir persiapan gini.

Finalisasi Menu Catering

Bongkar pasang menu katering yang terakhir , tentunya dibantu tante Hening. Bah! banyak juga hasil bongkarannya. Ganti ini, tambah itu, kurangin ini, plus nambah jumlah tamu (lagi-lagi berubah). Nah ini dia menu FINAL:

Menu 3

Buffet                                   1100 porsi
Nasi Putih
Nasi Goreng Thailand Special
Steam boat (dijadikan gubug)
Chicken rollet lemon
Steak lidah + sayuran lengkap
Cah brokoli ayam + tahu
Pasta Lasagna (dijadikan gubug – Aneka Pasta)
Salad bar + croissant + smoked beef (dijadikan stand sendiri)

Dessert, Aneka pudding (variasi), Buah potong
Aneka jus (variasi)                           500 porsi
Aneka snack (variasi)                      500 porsi
Air putih                                        full (jumlah tamu x 4)

Gubug:                                    1100 x 5 = 5500 porsi
Beef braise + roast potato
Chicken Kiff Beef curry wurst
Steak Dory + Potato
Dimsum
Tahu Campur
Bakso DTC
Roti Jala Ayam Kambing
Tempura
Aneka pasta
Beef teriyaki + nasi Nasi Liwet lesehan
Cake Corner
Poffertjes + es krim
Ice blended coffee
Tom Yang Gung noodles (menu baru niy)

Mantabh lah! Eyke aja ngiler abis baca susunan menu.. *kebayang-bayang beef braise andalan DTC* Ternyata ga perlu bayang-bayangin karena kita langsung disuguhin beef braise, trus dimasakin ikan rica-rica, tumis kangkung, & sambal dabu-dabu untuk makan siang (semua per request tante Yanny). Nyum…makan enyak, untungnya punya WO yang udah kenal baik sama pihak katering *senyum..senyum..supaya ga jadi bridezilla* 🙂

Meeting awal WO & Dekor

Oke, satu vendor besar (katering) udah rebes.. Langsung meluncur ke arah Kalibata untuk urusan perkenalan WO dengan pihak Nauli dekor. Berhubung Nauli megang banyak buat resepsi nanti, dari mulai dekor pelaminan, sewa baju adat, prosesi adat saat kirab, dan juga musik khas TapSel (gondang) jadilah dia salah satu vendor terpenting kami. Kali ini mama camer juga ikut karena selama ini selalu ke Nauli sama mama camer.

Disana pun tante Yanny langsung get down to business.

Minta lay out dekor, minta jenis bunga yang bagus (ga boleh bunga cekeran = bunga yang udah dipake di kawinan orang semalem sebelumnya tapi masih lumayan kondisinya), tanya tentang prosesi adat, dan pastinya liat baju adat yang mau disewa. Berhubung pas disana lagi mati lampu, jadilah gelap-gelapan pake senter untuk liatnya, hehe..

Overall udah oke, tinggal urusan lay out dan perbungaan yang mau dibahas lagi pas miting berikutnya. Oiya, ada sedikit perubahan untuk baju penjaga buku tamu yang marun diganti warna dusty pink.

All right then… besok apa lagi ya??? 😉

Bring it on!!

Kumpulin foto, part 1

June 17, 2009 § 6 Comments

Berhubung untuk resepsi nanti, kita sewa screen 300 x 400, jadi ada media untuk nampang dan narsis dot com niy, hehehehehe… Screen ini bukan kemauan kita lho karena special request from my mother (kata mama sekalian ngasih sedikit hiburan buat tamu yang lagi ngantri, mereka bisa sambil liat-liat poto-poto kami, wehee mama bisa aja..). Neyways, pihak Photomotion ngasih kebebasan jumlah foto yang mau dipasang. Saran dari mereka siy, ada foto dari masa balita/anak-anak trus jaman-jaman pacaran gitu (es te de banget emaaangg…).

Mulai niy acara kumpulin foto-foto jaduls.. Nyicil foto balita-balita nan imut dulu yaa…(weks..) 😉

Hehehehe…abang imut-imut banget waktu kecil, putiiih + sipit dengan rambut kecoklatan (kaya’ anak bule deh).

Sedangkan gw….?

Hee.. ya bgitulah, rambut iting-iting dengan kulit sawo busuk matang daaan dari dulu udah kebanyakan gaya! 😉

His trip to Nauli..

February 11, 2009 § 2 Comments

Secara akhir-akhir ini aku lagi disibukkan dengan segala presentasi, tugas, dan kerja kelompok, blom lagi mid term minggu depan, jadinya ga bisa urus-urus yang namanya nikahan. Alhamdulillah tunanganku yang baik hati dan sangat helpfull mau turun tangan untuk urusin kawinan kami. I’m so lucky to have the most understanding man to be my husband (hihihihihi…).

Kemarin malam, abang akhirnya pergi nemuin pak Asdi dari Nauli dekorasi tanpa aku. Ga sendiri juga siy, mama camer juga ikut (aku ga kebayang kalo abang harus bener-bener sendirian kesana). Hehe..makasiy ya bang dan mama (maaf niy ga bisa ikut). Anyway, perkembangan dari ketemu empunya Nauli semalam adalah:

  • Dikasih harga total yang sudah didiskon, untuk : Dekorasi resepsi, Sewa kain songket untuk keluarga, Sewa baju among tamu, Rias dan sewa baju 6 buku tamu, Prosesi onang-onang (untuk penyambutan pengantin)
  • Pergantian warna bunga, tadinya cuma pink-putih, sekarang ada tambahan aksen kuning sedikit (supaya cerah)
  • Trus karena kita juga ambil MC dari Nauli, eh dikasi diskon lag!
  • Akhirnya abang dan mama DP 25%

Yeay! sekarang udah pasti deh ambil dekor dari Nauli. Tadinya aku pengen minta bonus untuk dekor kamar pengantin di rumah, tapi ga enak karena pak Asdinya baik banget udah kasi diskon banyak. Blom lagi dia mau ngurusin segala printilan di gedung nanti (karena Nauli bukan rekanan, jadi banyak yang harus diurus. Yoweslah, we got a good deal in the end and we’re happy with this vendor.

9 months to go and our preparations are…

February 6, 2009 § 4 Comments

Ada yang bilang kalo 9 bulan masih lama, tapi ada juga yang bilang sembilan bulan cuma sebentar dan ga akan terasa.  Untuk saya siy, 9 bulan rasanya masih lamaaa bangets. Masih banyak yang harus dilewatin dan diurus sebelum resmi jadi istrinya abang (hehehe.. it still sounds unbelievable to me thinking of being his wife). Kalo bumil, udah lahir niy bayinya 9 bulan lagi…

Neyways, saya dan abang sebenernya udah mulai persiapan dan hunting vendor dari akhir tahun kemarin. Jadi Alhamdulillah udah banyak vendor yang kami pilih sejauh ini. Beberapa udah di-DP dan beberapa masih nunggu penawaran harga dan lain lain. Tapi namanya juga orang mau nikah, pasti banyak cobaan dari sana-sini, terutama dari pihak keluarga.

Adaaa aja yang komen tentang vendor terpilih. Kadang juga mereka memberi rekomendasi tentang vendor lain dan berharap ganti vendor aja, karena inilah..itulah..yadayadayadayada… Saya tau maksud mereka baik, berusaha bantu dan memberi masukan, tapi kadang saya merasa tertekan dengan semua niat baik mereka. Yahh saya berusaha tersenyum dan menerima semua masukan tadi, walopun sebenernya udah ada pilihan vendor sendiri.

Yang penting Insya Allah tepat 9 bulan dari sekarang kami sudah menjadi suami-istri (hihihihi…masih suka ga percaya). Sejauh ini review progress persiapan pernikahan (akad + resepsi) adalah:

Venue akad: Mesjid Agung At-Tin (udah DP)

Venue resepsi: Birawa, Bidakara (udah DP)

Dekorasi: Nauli dekor (belom DP tapi udah terima penawaran)

Make-up artist: Novi Arimuko (udah DP)

Prewed, Foto, Video: Photomotion (udah DP)

Undangan: Kartu Pesona, Ps.Tebet (udah DP & naik cetak)

Suvenir: udah mulai dibikin tapi g’tau vendornya, camer yang urus (makasiy mama nasution)

Entertainment: Tata & her friends -> ini temennya abang jadi ga pake DP

Wedding Organizer: Dyanita (hmm..ini perlu DP engga ya?)

Seragam keluarga dan sahabat: Pronto & DeModa

Nah..yang belom pasti adalah cateringnya. Justru yang paling penting dalam acara pernikahan malah blom ada. Alasannya adalah aku ga berani ambil keputusan sendiri menyangkut catering karena yang satu ini emang lahannya mamaku. Maksudnya aku menyerahkan total keputusan mau pakai catering apa dengan menu apa di tangan mama. Jadi masih nunggu mama ada waktu kosong niy untuk mulai netapin catering apa yang dipakai. Satu lagi yang belum pasti adalah tempat jahit kebaya akad dan resepsi aku dan teluk belanga abang untuk akad. Any recommendations?

Where Am I?

You are currently browsing the Dekorasi category at Our Life Journey Together.