apalah arti sebuah nama

January 27, 2011 § Leave a comment

Dari awal sebelum hamil, kami aku udah mulai sibuk cari nama untuk calon anak kami. Ada yang bilang hal ini pamali, tapi cuek aja lah. Yah daripada selama hamil malah bingung ubek-ubek cari nama dan ga kepikiran mau kasih nama apa ke anak kan? *pembenaran diri*.

Urusan nama ini (baik nama panjang ataupun panggilan) sepertinya is fully my responsibility. Abang tinggal memberi approval ataupun penolakan terhadap beberapa kandidat nama ini. Berhubung belum hamil (saat itu), jadi aku siapkan dua nama, masing-masing untuk anak laki dan perempuan.

Jujur aja soal nama anak ini, aku ga mau kasih nama yang terlalu aneh, terlalu umum (nama sejuta umat), terlalu panjang, dan terlalu susah pengucapannya.  Kalau terlalu aneh dengan spelling yang cukup berlibet bagi lidah orang Indonesia, kasian ntar nasibnya sama kaya’ emaknya. Belom lagi bisa jadi bahan ledekan temen di sekolah *ini gw yang mikir kejauhan ya?*

Nah di awal kehamilan sempet bingung mau manggil bayinya apa. Ga mungkin menggunakan kedua nama yang udah disiapkan, wong belum tau jenis kelaminnya. Ga lucu kan kalo sampe salah manggil :D.

One day pas lagi mual-mualnya istirahat di pulau kapuk, aku tiba-tiba kepikiran untuk manggil bayi kami dengan panggilan baby iwil.

Kenapa?

just for a simple reason..

Kami berdua sama-sama berambut keriting! 😀 kemungkinannya 99,99% anak kecil ini nantinya juga berambut keriwil-keriwil kaya’ bapak-ibunya.

Jadi, terima nasib sajalah dia dipanggil baby iwil oleh kami berdua.

Setelah tau jenis kelaminnya si bayipun, kami masih enggan manggil dia dengan namanya. Kaya’nya panggilan baby iwil udah paling tepat (untuk saat ini).

Hmmm..mungkin ga ya nanti pas udah gede, baby iwil terobsesi dengan rambut lurus seperti gw di masa-masa masih labil? Gw akan meyakinkan dia kalo rambut keriting is THE BEST and can be Seksieeh..! LOL!:D liat aja niy carrie bradshaw..

tapiii kalo jadinya kaya’ gini..

aduh..aduh..jangan sampe ya nak *tepokjidat* *knockonwood*. Yeah well, in that case there’s always m*karizo or l’*real matrix and a flat iron to fall back on. 😉

eh, tapi siapa tau ya baby iwil ternyata ga iwil-iwil rambutnya (masih ada kemungkinan gen resesif itu muncul kan..ngarep dot com).

 

 

Advertisements

Quick Update

November 8, 2009 § 13 Comments

No, we’re NOT on honeymoon (yet..)

but Yes we’re taking sometime off from work (fakar) and school (anggi)

…and right now we’re just lazying around, staying in town, and we’ll probably take this time to open up presents (THANK YOU so much…) and cleaning up our rooms. yups, rooms because we are going to live nomadically between fakar’s parents house and my parents house.

Ga terasa setelah hampir setahun penuh persiapan, ubek-ubek cari vendor, hubungin sana-sini, bikin blog untuk dokumentasi segala “keribetan” dan kesenangan nyiapin nikah (meet a lot of new friends here, hello gurls!), alhamdulillah every single thing pays off beautifully and….

Our Journey has FINALLY begun!

"just married"

"Just Married"

Alhamdulillah semua acara berjalan lancar, dari mulai pengajian-siraman, akad nikah, sampai resepsi. Of course it wasn’t perfect, there were glitches here and there (and we’re getting the so-called complaints right now, hehe..). Yah apa mau dikata bukan? all we can do is give them a big huge 😉

Cerita-cerita siraman, akad, & resepsi plus review vendor are coming up SOON. 🙂

another day of a bridezilla

September 29, 2009 § 13 Comments

Selagi masih semangat ’45 untuk ngebut pake gigi 5, hajar bleh smuanya!

Hari ini seharian keliling-keliling Jakarta, biasaaa…beresin urusan vendor-menvendor. Di saat-saat begini, I just can’t help it to turn into a bridezilla. Bawaannya uring-uringan mulu, mana udara panas banget, ditambah stres semakin deket hari H. Alamak rasanya mau marah..marah..mulu. 😦

Fiuhh..alhamdulillah ada my mom yg pengertian dan tante yanny + teh Dhea (tim WO) yang sangat membantu. Untung banget teh Dhea kerjaannya bercanda melulu, jadi muka gw ga berlipet tujuh dan nambah kerutan wajah. Bersyukur banget bisa dibantu WO di ahir-ahir persiapan gini.

Finalisasi Menu Catering

Bongkar pasang menu katering yang terakhir , tentunya dibantu tante Hening. Bah! banyak juga hasil bongkarannya. Ganti ini, tambah itu, kurangin ini, plus nambah jumlah tamu (lagi-lagi berubah). Nah ini dia menu FINAL:

Menu 3

Buffet                                   1100 porsi
Nasi Putih
Nasi Goreng Thailand Special
Steam boat (dijadikan gubug)
Chicken rollet lemon
Steak lidah + sayuran lengkap
Cah brokoli ayam + tahu
Pasta Lasagna (dijadikan gubug – Aneka Pasta)
Salad bar + croissant + smoked beef (dijadikan stand sendiri)

Dessert, Aneka pudding (variasi), Buah potong
Aneka jus (variasi)                           500 porsi
Aneka snack (variasi)                      500 porsi
Air putih                                        full (jumlah tamu x 4)

Gubug:                                    1100 x 5 = 5500 porsi
Beef braise + roast potato
Chicken Kiff Beef curry wurst
Steak Dory + Potato
Dimsum
Tahu Campur
Bakso DTC
Roti Jala Ayam Kambing
Tempura
Aneka pasta
Beef teriyaki + nasi Nasi Liwet lesehan
Cake Corner
Poffertjes + es krim
Ice blended coffee
Tom Yang Gung noodles (menu baru niy)

Mantabh lah! Eyke aja ngiler abis baca susunan menu.. *kebayang-bayang beef braise andalan DTC* Ternyata ga perlu bayang-bayangin karena kita langsung disuguhin beef braise, trus dimasakin ikan rica-rica, tumis kangkung, & sambal dabu-dabu untuk makan siang (semua per request tante Yanny). Nyum…makan enyak, untungnya punya WO yang udah kenal baik sama pihak katering *senyum..senyum..supaya ga jadi bridezilla* 🙂

Meeting awal WO & Dekor

Oke, satu vendor besar (katering) udah rebes.. Langsung meluncur ke arah Kalibata untuk urusan perkenalan WO dengan pihak Nauli dekor. Berhubung Nauli megang banyak buat resepsi nanti, dari mulai dekor pelaminan, sewa baju adat, prosesi adat saat kirab, dan juga musik khas TapSel (gondang) jadilah dia salah satu vendor terpenting kami. Kali ini mama camer juga ikut karena selama ini selalu ke Nauli sama mama camer.

Disana pun tante Yanny langsung get down to business.

Minta lay out dekor, minta jenis bunga yang bagus (ga boleh bunga cekeran = bunga yang udah dipake di kawinan orang semalem sebelumnya tapi masih lumayan kondisinya), tanya tentang prosesi adat, dan pastinya liat baju adat yang mau disewa. Berhubung pas disana lagi mati lampu, jadilah gelap-gelapan pake senter untuk liatnya, hehe..

Overall udah oke, tinggal urusan lay out dan perbungaan yang mau dibahas lagi pas miting berikutnya. Oiya, ada sedikit perubahan untuk baju penjaga buku tamu yang marun diganti warna dusty pink.

All right then… besok apa lagi ya??? 😉

Bring it on!!

angka keramat itupun tiba…

September 29, 2009 § Leave a comment

take a LOOK at this!

1-1-1

That “sacred” countdown has finally came upon us!

Fakar and I was reviewing and making small changes on our wedding menu last night, when we stumble upon some old files. Gosh! we just realized that we’ve been drafting our wedding menu since January! That’s like monthssss a go. We’ve booked our reception ballroom since November last year.

we’ve put so much time and effort on this preparation

All of that will come in just 1 month 1 week and 1 day away. wohooyy.. still can’t believe it! *nyengir jelek* 🙂

the difference between this year and next year

September 21, 2009 § Leave a comment

Lebaran is here!!!

Some friends text me for the usual “minal aidin....” and reminded me that this is our last Idul Fithri as singles. Hooo…next year we’ll be hubby& wife.. 😉 So here we are trying to spend more quality time with our families, because starting next year, we’ll have two families gathering to attend (and time management is essential in that case).

and we’d like to say…

simple words

Met Mudik buat yang mudik


Ati-ati di jalan…

Maafin kita ya…

the case of the disappointing vendor

September 17, 2009 § 1 Comment

Well..they’re not really our vendor actually, they’re what I would call “additionals”. It wasn’t even necessary to use their service, but it seemed like a good idea back then.

We thought that by getting our preweds photos from Fish laminated will prevent any damage to them. You know how photos tend to stick to the glass of it’s frame? since we didn’t want that to happen, it was the perfect solution to get them laminated. We chose this place Adorama Photo Lab because it came highly recommended. Hah! Were we wrong!

Until this moment, I still can’t believe of what they did and how they were so indifferent about it. They didn’t even feel any sense of responsibility AT ALL! Talk about their slogan, bullS***!! (pardon my language,I’m being emotional that’s all).

They ruined one of my 30×45 prewed picture while it was laminated by them (our favorite one to be exact). What happened was, the picture got folded and it was beyond repair. It was in perfect condition when I gave it in (mark my words on this). Really can’t believe a professional like them would do such thing and took no responsibility. The man behind the counter even had the nerve to blame us and said it was our fault. They won’t take any responsibility since they didn’t check it’s condition when I gave the pictures in.

Yeah right Adorama, just point your fingers at the customer.

Take no responsibility of your actions mistakes.

We really…really..don’t recommend this place to anyone at all!

will I turn into this?

will I turn into this?

Hmmpffh…with only less than 2 months to go and that above, I have officially turned into a bride-freaking-zilla. 😦

Dan cobaan lain pun datang lagi

September 2, 2009 § 6 Comments

Emang ya adaaa aja the unexpected events sebelum kawinan. Dimulai dari si Agak CEpat Rusak ternyata RUSAK beneran, harus ganti motherboard dengan biaya total jendral 2,5jeti! Maak, mana pengeluaran masih banyak.

Blom bayar foto

.

Blom bayar wedding singer

.

Blom bayar make-up artists

.

Blom bayar (plus ngurus) ijin entertainment di gedung

.

Semua di atas total jendral IDR xx dengan enam nol ngekor, yang intinya nguras habis..bis..bis tabungan kita berdua.

Bokek gini, gimana cari kucuran dana buat benerin laptopku sayang?

.

Cobaan terus berlanjut ternyata. Yang sekarang lebih gawat dan mengancam hajat hidup orang proses pernikahan gw. Pastinya berurusan dengan birokrasi (salahnya mau nikah di negeri ini, LOL).

Wong cuma minta surat keterangan dari RT, si doski RT-nya malah bergaya bak ibu-pejabat-RI. Minta fotokopi KTP lah dan fotokopi berkas daftar surat-surat apa aja yang diperluin. Biasa unjuk gigi dulu di depan…

Berlanjut dari situ, pihak Kelu*ahan lebih “ajaib” lagi. Udah bilang kalo mau nikahnya di Jakarta Timur berarti minta formulir N1, N2, dan N4 dari Kelu*ahan dan surat pengantar numpang nikah dari KUA setempat ditujukan ke KUA Kec.Makassar. Ehhh…orang yang ngurusin malah nyuruh gw isi form lengkap untuk kawin nikah di tempat dia plus minta semua fotokopi berkas-berkas macem KTP, KK, KTP ortu, plus sumbangan wajib, lalalala….

Lho kok jadi ribet gini? Perasaan waktu abang ngurus surat-suratnya, lancar jaya aja.

Huah..harus banyak-banyak doa mumpung bulan puasa niy supaya lancar, 😉 Matilah awak kalo surat-surat belom beres akhir bulan ini. Mana belom ngurus ke KUA kec.Makassar pula!

Where Am I?

You are currently browsing the Cuhat colongan category at Our Life Journey Together.