Inikah rasanya encok?

January 22, 2011 § Leave a comment

Dari akhir trimester 1, gw mulai ngerasain rasa ga enak bin ga nyaman di sekitar tulang ekor. Rasanya nyeri-nyeri sedap gimanaaa gitu, yang muncul setiap kelamaan duduk atau pas berdiri dari duduk. Setelah konsul dengan dsog, ternyata it’s all part of being pregnant. Dimana saat hamil tubuh kita memproduksi hormon relaxin dengan tujuan utama melonggarkan sendi-sendi area panggul supaya memudahkan proses kehamilan nantinya.

Tapiii..ga hanya sendi tertentu yang melunak sehingga bisa jadi bagian lain yang meregang. Di kasus gw, efek yang dirasa adalah nyeri di area tulang ekor karena peregangan ini. Saat itu masih ga parah, hanya kurang nyaman kalo  duduk agak lama. Solusinya, eyke duduk di atas bantal bentuk donat agar saat duduk tulang ekor tidak mendapat tekanan.

Kondisi ini ternyata makin parah dengan bertambahnya usia kehamilan. Puncaknya itu seminggu lalu dimana gw merasakan nyeri yang RUARRR BIASA di area sekitar tulang ekor ke kiri. Saking sakitnya sampai ga bisa jalan kaki! Gerak sedikit untuk bangun dari tempat tidur atau sekedar pindah posisi tidurpun sulit. Huwaaa…rasanya sejuta maakk!!! *meringisingetsakitnya*. Yang lebih maknyuss, saat gw lagi encok kesakitan parah, I was home alone on Sunday. Ga ada suami siaga, ortu lagi pergi, dan gabisa juga langsung ke dokter.

Terima nasib aja dengan kondisi ini. Bumil sendirian stuck di kasur dan buat jalan ke kamar mandipun harus ditopang tongkat. Berasa udah tua renta gini.. :p Setelah gw tiduran all day dan coba kompres dengan es (ini ilmu kefarmasian kesotoyan yang diterapkan), alhamdulillah agak mendingan.

Besoknya langsung samperin periksa ke dsog. Takuuut banget ada apa-apa sama si baby iwil. Pasalnya pas kemarin lagi kesakitan hebaat itu, aku berasa bayinya ga tenang, nyundul-nyundul perut dengan neken gitu (sampe perut gw agak peyang-peyang). It would’ve been a “oooh that’s so cut” moment if I hadn’t been in so much pain.😉

Langsung disuru bedrest untuk 2-3 hari ke depan dan diresepin obat NSAID untuk ngurangin bengkak dan rasa nyerinya. There’s nothing to be done except rest and rest and rest. Yak melayang sudah semua niat untuk rajin jalan pagi dan berenang setelah masuk trimester 2 *si pemalas bersorak dalam hati*.

Sahabatan dulu niy sama kasur, bantal, dan tongkat guling…😉

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Inikah rasanya encok? at Our Life Journey Together.

meta

%d bloggers like this: