BKK day two

January 26, 2010 § 1 Comment

Kemarin di Chatuchak sempet mampir ke Tourist Information Centre untuk nyari info tentang perjalanan ke Ayutthaya ini. Mantebh banget deh pelayanannya, emang mereka beneran mau majuin usaha pariwisatanya (unlike our country, yeah you know..). Begitu masuk…

Officials: ” Hi! How can I help you?”

Anggi: “We’d like to go to Ayutthaya tomorrow, do you have any information about Ayutthaya?”

Officials: *she looked slightly confused* “where?

Anggi: “Ayutthaya..

Officials: “Yes, I’m Thai..

Lho? langsung bingung, luckily Fakar came to the rescue showing a booklet about Ayutthaya to the official.

Officials: “ohh.. Ayuttheeya..”

Anggi & Fakar: “Yess… that’s what we meant” LOL, we were sooo lost in translation. 😉 walopun gitu, alhamdulillah slamet juga nyampe Ayutthaya..

Ayutthaya

Dari dulu udah penasaran banget sama Ayutthaya, pengen kesana tapi ga mau bayar mahal buat tur. Jadilah kita travel bak backpacker. Naik kereta, sewa sepeda, dan menghitam dengan sempurna di bawah terik matahari Thailand (itung-itung tanning gratis). ;p

Naik kereta ke Ayutthaya dari stasiun Hua Lamphong, kita beli tiket kereta yang kelas ekonomi, harganya 20 Baht saja (info di websitenya ga bisa dipercaya). Kereta ga ber-AC dan ga ada nomer duduk. hihihi..itung-itung pengalaman, toh perjalannya cuma 1,5 jam. Kereta yang ber-AC harga tiketnya 12x lipet dibanding ekonomi, mendingan buat makan. Walopun kelas ekonomi, tanpa AC, dan kursi ga empuk, perjalanan 1,5jam cukup nyaman kok. Keretanya bersih dan ga ada penumpang yang ngerokok sembarangan.

Selama di kereta diajak ngobrol sama bapak tua yang dulu kerja di Asean ngurusin pengungsi Vietnam di pulau Galang. Banyak nanya tentang sepakbola Indonesia jaman baheula. Kita berdua dikira students (bangga dot com) dan dikira orang S’pore. Pas dia tau kalo kita Indonesia, dia bilang “I have a friend from Indonesia, his name is Simanjuntak!“. Hehe..ga jauh-jauh ya kenalnya orang Batak juga dese.

Sampe di Ayutthaya, kita bener-bener ikutin info dari Lonely Planet dan Wikipedia. Sewa sepeda di Guest house for 50 Baht, and the Ayutthaya adventure begun!

Went to see the infamous Buddha head in a tree at Wat Maha That.


Took hundreds of pictures in the Grand Palace ruins.

Had a glass of refreshing ice thai coffee and a bowl of Tom Yam Gung at Malakor (just accross Wat Ratchaburana, this place is highly recommended, we loveee it!).


Got lost around the main island cause of unclear map directions. To end the perfect sunny day at Ayutthaya, we ordered two tall glasses of refreshing juice! Yummy!

On our way back to BKK, met another Thai man who thought we were Taiwanese or Filippinos. Hehe..emang ga akan ada yang nebak kita orang mana.

Malemnya kita putusin untuk jalan-jalan liat Suan Lum night bazaar yang terkenal itu. Ga beli apa-apa karena ga ada yang menarik buat kita. Tempatnya udah terlalu exposed, yang dateng turis semua jadi harga-harga di mark-up tinggi banget. Barang-barang relatif sama dengan Chatuchak tapi harga berkali-kali lipat. Ada juga siy beberapa kios yang jual fashion items (sepatu, dress, kalung-kalung) yang unik dan lucu karena emang buatan artis lokal. Tapi yaa males nawarnya itu lho, saingan sama buleleng bow, ga mungkin dapet harga rendah.

BKK day one

January 25, 2010 § 3 Comments

Arrived pretty late on a Saturday night, got ripped off by the taxi driver from airport (masiiih juga kena TIPU padahal udah ada pengalaman sebelumnya, naseeb). Begitu masuk kamar hotel, senaaang! Sesuai ekspektasi dan gambaran di websitenya. Tapi kaya’nya salah pilih lokasi. Oh well… ga terlalu masalah juga seh.

Chatuchak

Tujuan utama hari ini cuma satu: Chatuchak weekend Market

Berangkat ga terlalu pagi, karena naik BTS juga cuma 20 menit. Kalo kepagian, toko-tokonya belum banyak yang buka tapi kesiangan bakal panas banget.

Sampe Chatuchak, langsung keliling-keliling tanpa berbekal peta pasar atau tujuan apapun. We thought it might be fun to get lost, hehe.. Tapi udah muter-muter dan ubek-ubek sampe ujung juga ga nyasar. Very easy to find our way around. Niatan awal siy bukan untuk shopping, lebih berniat untuk liat-liat karena faktor penasaran. Tapi dasar wanita orang Indonesia ga boleh pulang tanpa oleh-oleh bukan? Jadilah kita menenteng 2 plastik berisi kaos-kaos mursida dengan gambar gajah buat para ponakan. Jalan-jalan keliling pasar seru, lebih seru lagi nawarnya! walopun blom sejago emak gw, but I got a chance to sharpen my bargaining skills.

Ga sengaja nemu makanan halal di Chatuchak (ada tulisan halal plus yg jualan paka jilbab), berhubung perut udah mulai kucuk..krucuk.. langsung hajar bleh! Penampakan siy mirip masakan padang, tapi dari segi rasa… well not my cup of tea, but abang likes it.

Rachaprasong

Pulang dari Chatuchak udah siang dan panass maak… Berhubung ga tau mau kemana lagi, lanjut aja ke mall buat ngadem. Naik BTS ke daerah Ratchaprasong buat liat-liat mall di BKK yang notabene shopping crossroads. Ada Central World, Siam Discovery Centre, Siam Paragon, Amarin Plaza, dan juga Gaysorn. Begitu masuk ZEN di Central World, gw langsung ngeliat ikat pinggang yang persis sama dengan yang baru gw beli di Chatuchak. Harganya? dua kali lipet! Beuh.. sori dori mori ya, langsung males liat-liat ZEN dan ngeloyor nyari Naraya aja.

Di Naraya kita berdua terkaget-kaget. Kaget dengan penuhnya toko dan kaget dengan harga-harganya. It was fun, shopping for gifts for our mothers and looked around for a cute babybag (hehe..bayi blom ada tapi udah nyari baby bag). Ga nemu baby bag yang lutcu, dapetnya mother bag alias tas buat gw *nyengir licik*.

Mah Boon Krong


Rasanya belum afdol kalo blom mampir MBK toh? Jadilah kita jalan kaki kesana *hemat ongkos dan skalian liat-liat kaki lima*. Sampe MBK, udah banyak toko yang mau tutup. Cuma liat-liat bentar, mampir Watson, trus balik hotel. Eh…ada yang dapet sepatu baru deng! Lumayan lagi sale hampir 1/2 harga, dengan alasan perlu sepatu untuk ke Ayutthaya besok. 😉

Overall, kerjaan kita berdua hari ini: belanja..belanja..belanja.. LOL, parah!

kembali ke asal..

January 21, 2010 § 2 Comments

we’re backkk…! from our “official” honeymoon. Unlike Bali, this trip was planned, prepped, and prepared in advanced. Bahkan tiket pesawat dan booking hotel udah dari berbulan-bulan yang lalu. Semua udah beres, tapi sampe akhir yang belom beres justru surat-surat untuk bebas fiskal.

Berhubung gw ga punya NPWP dan udah berniat untuk gabung aja sama suami, jadi waktu booming bikin npwp, gw ga ikutanlah (wong status juga udah balik jadi mahasiswa, ga berasa penting untuk bikin). Nah… jadi masalah pas kemarin mau pergi. Masa’ harus bayar fiskal yang jatohnya lebih mahal dari tiket pesawat dan hotel? ogahlah ogut!

Walhasil dengan segala daya upaya yang serba kilat dan sigap, di detik-detik terakhir jadi juga kartu keluarga. Pake FC kartu keluarga langsung bisa nebeng deh sama npwp abang, trus cabcus dengan gampang tanpa bayar fiskal. Siiip….

So there we went to the land of smiles (so they say, tapi menurut kita masih lebih ramah orang-orang Indo). Cerita lengkap menyusul ya.. ini masih tepar berat!

the not so BIG picture

January 8, 2010 § 3 Comments

not to make it confusing… this blog was intentionally created as a journal of our wedding preparation, so years from now, we’ll be able to look back and remember all we did to organize our perfect wedding. Hence, maybe one day our child or grandchildren would stumble upon this site (who knows? it might still exist ;)) Now as we’re already married, it seems that there’s no more use of this blog, right?

Well, sempet kepikiran untuk balik ke rumah lama. Tapiiii setelah dipikir-pikir lagi, sepertinya I’m gonna keep writing in here instead. Like people say “marriage is the door the a whole new life..” jadi rumah yang dulu cukup untuk nyimpen blabbering masa masih single (jadi sekarang dobel?) belum jadi istri. Nah..this blog will be the mark of a new beginning.

Our life journey together..

As newlyweds, as a couple, as a husband & wife,and as a unit together. 🙂

Mau bikin blog baru juga rasanya ga penting. Lebih baik lanjutin yang udah ada ini aja sekarang. Mudah-mudahan I’ll be as comitted dan ga terserang penyakit males dot com lagi ya (this is like my 3.564.971 blog already).

So.. this blog will no longer be just about wedding decor, catering, make up, vendors, or vendor reviews. It’ll be about us, The Nasutions (?) wehehehehe…am still trying to get use to the fact that I am a Mrs.Nasution now (wong Jowo kok jadi pake nama mBatak?). 😉

movie time!

January 5, 2010 § 2 Comments

It’s been like ages since we’ve seen a movie in the cinema together. The last movie we saw was…. (I can’t even remember it), think it was Public Enemy. He wanted to see the action scenes, I wanted to see Mr.Depp. 🙂

We’ve been relying on DVDs for the past couple of months. Always on the lookout for the newest movie to hit the DVD rack (uhm…yang bajakan tentunya *ampuun…tapi untuk yang satu ini, ga bisa anti bajakan*). Tentunya ini ngebuat kita berdua kangen sama yang namanya bioskop. So when we heard the whole avatar buzz from friends and family, we made a determination to see the movie in the theatres. At first I thought this avatar movie was the one my nephew loves to watch so I wasn’t that interested. Little did I know that I was wrong.

It took a lot of effort and struggle to actually see the movie though. But we finally made it! *bangga ahirnya bisa ngebioskop lagi*. Kemarin, begitu pulang kantor, fakar langsung ngajak nonton. Pilihannya cuma antara PI atau BSD, cuz we wanted to see the 3D version. Timbang-menimbang, pilihan jatuh ke BSD. Secara jarak lebih jauh, tapi lebih cepet karena lewat tol. Langsung melesatlah 2 anak nomaden ini ke Teraskota.

Dapet nonton yang jam 1/2 10 malem ajah, jadi buat doping supaya ga zzz…. we made a pit stop to St*rbucks for a cup of cold latte. Lumayan bisa ngebuat gw melek sampe sekitar 3/4 filmnya, untung scene terakhir perang-perang gitu jadi ga ngantuk. Overall, we thought the movie was fine. Two thumbs up for the effect and 3D, but two thumbs down for the storyline. Yaaa…begitulah ya, semua ripiu juga bilang hal yang sama.

Ga nyesel kok..tetep berasa “kereeen banget ya filmnya efeknya” dengan a bit of lightheadedness after watching with those 3D glasses. Mungkin kalo nonton yang 2D bakal berasa “biasaa” banget ya filmnya, cuma hype-nya yang heboh (thumbs up for the marketing comm!). Kalo soal pusing setelah nonton, itu karena kebegoan gw juga. Udah tau mau nonton pake kacamata 3D, tapi ga pake softlens malah pake kacamata. Walhasil jadilah gw si raksasa mata enam!

Will this be the next Star Trek? or even the next Star Wars? umm… IMHO sih engga ya, karena storylinenya lebih mirip sama Pocahontas.

it’s 2010 already

January 3, 2010 § 3 Comments

2009 was great, but life goes on…and we welcome 2010 wholeheartedly!!!

Our first NYE celebration as husband & wife. Though it didn’t differ much from last year’s celebration. Different place, different food, but the same crowd as always. 😉 Kegiatan kita juga gitu-gitu aja.. makan junk food sampe kekenyangan, ngegosipin orang ngobrol-ngobrol, plus maen Wii sampe ga ngikutin countdown. Tau-tau udah jedor..jedor..aja petasan n kembang api dimana-mana.

Most memorable through 2009:

WE GOT MARRIED (of course the whole wedding preparation vaganza is included)

and the icing on cake was our spur-of-the-moment honeymoon.


Best part of it all is marriage life itself. Woo…hoo..!!!


Nothing beats having someone to cuddle and annoy every single day for the rest of our lifes. 😉

Happy New Year everyone!!!!

Where Am I?

You are currently viewing the archives for January, 2010 at Our Life Journey Together.