our akad nikah

November 24, 2009 § 10 Comments

Hari & Tanggal: Jum’at, 6 November 2009

Venue: Masjid At-Tin, Jakarta Timur

Akad nikah dimulai jam 8 pagi. Why so early? karena ini hari Jum’at dan mesjidnya mau dipakai untuk Jum’atan jadi harus udah beres akadnya jam 10. Jadilah semua persiapan harus dari pagi-pagi buta.

Jum’at jam 3.30 am, rumah gw udah mulai rame. Semua sibuk siap-siap berangkat, bawa baju-baju dan segala peralatan lain karena kita mau dandan di mesjid At-Tin. Rencana awal berangkat sebelum subuh (jam 4 teng!), tapi manusia bisa berencana dan cuma Tuhan yang menentukan. Gara-gara miskom dan ribet bangunin para bayi di pagi buta, jadilah keluarga besar gw mengira kalo rencana berangkat jam 5.

Parahnya lagi jam 4.30, udah ditelvon mba Sofia, beliau dan tim udah sampe mesjid At-Tin. Deng…!!! Panik beribu panik, merasa ga enak sama mba Sofia yang udah on time, malahan pengantinnya yang nelat (maaf ya mba Sofia…). Langsung minta papa ngebut keย  At-Tin. Untungnya ada tol JOR, jadi Bintaro ke Taman Mini cukup 25 menit sajah. Fiuhh…

Sampai di At-Tin langsung cari Mba Sofia dan cari satpam untuk minta dibukain ruang rias. Begitu masuk ruang rias, beuh…PANASnya! Minta AC dinyalain juga percuma karena petugasnya belum dateng. Selain itu, kita cuma dikasi satu ruang rias yang kecil mungil, walhasil semua tumplek jadi satu kaya’ sarden kepanasan. Sekitar 40 menit kemudian baru deh AC mulai dingin, jadi ga khawatir make up meleleh.

Sekitar jam stengah 7 ada sms dari Fakar, keluarganya udah mau jalan ke At-Tin. Haiyah..tambah panik dong, wong riasan gw aja blom ada stengah jalan. Lucky for me, mba Sofia and her team were really nice. They assured me us that there’s enough time to get the bride, bride’s mother and sisters ready in time. Review tentang Sofia MUA coming up.. ga seru kalo disatuin.๐Ÿ˜‰

Jam stengah 8, semua keluarga udah siap dan langsung ke dalam mesjid. Tinggal gw sendirian yang masih dirias dan ditemenin salah seorang tante. Satu jam kemudian baru beres riasan dan langsung naik ke ruang tunggu (gw ga keluar sebelum ijab kabul). Selama di ruang tunggu, ada speaker yang tersambung dengan mic di luar sehingga gw bisa denger nasehat pernikahan dan juga ijab kabulnya.

Ga berapa lama di ruang tunggu, langsung ijab kabul ternyata.

"saya terima nikah dan kawinnya Eleanora....."

Alhamdulillah ijab kabul lancar dan ga diulang. Suara fakar kedengeran tegas tapi ga buru-buru (proud of you hon..wish I could’ve seen your expression. ;)). Dari malam sebelumnya abang udah print contekan dan latian katanya.

Begitu selesai doa setelah ijab kabul, gw langsung berdiri siap-siap mau keluar tapi dicegat teh Dea dari tim WO. Mereka heran gw mau kemana. Usut punya usut, ternyata T’Dea ga denger ijabnya, hehehe..hampir aja pengantinnya telat keluar.

Setelah duduk sebelah abang, ya standar lah ya.. Tanda tangan dokumen-dokumen dan dikasi buku nikah. Begitu dikasi buku nikah, pak penghulu inisiatif minta abang untuk baca sighat taklik. Tapi by my request, pembacaan sighat taklik ga perlu dilakukan. Dan begitulah lanjut lagi acara dengan foto-foto wajib kawinan bak artis.

Yang disambung dengan penyerahan Catur Weda dari papa untuk fakar trus lanjut ke acara sungkem ke kedua orang tua. Lalu lanjuuut lagi dengan foto-foto dong..๐Ÿ˜‰


§ 10 Responses to our akad nikah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading our akad nikah at Our Life Journey Together.

meta

%d bloggers like this: