Ga boleh tambah endut

March 23, 2009 § 10 Comments

Tanpa rencana dan niat apapun, jadinya fitting kebaya niy hari ini. Bener-bener ga ngira bisa fitting sekarang, jadi ceritanya tadi itu tiba-tiba kuliah gw kelar lebih cepet. Trusss ternyata ibuku yang ga bisa diem di rumah lagi OTW ke rumah tante Titiek. Yowes, langsung minta dijemput dan meluncurlah kami ke arah Rawamangun.

Sampai disana, harus nunggu tante Titiek yang lagi ketemu klien lain. Sekitar 15 menit nunggu, baru deh giliran gw. Awalnya cuma mau ngasih bahan furing untuk kebaya akad mama dan mama nasution. Truss pas lagi celingak-celinguk liat-liat kebaya hasil jahitan yang dipajang, gw ngelihat seonggok kebaya dengan motif dan warna yang amat sangatย  familiar.. Hmm, gw mikir masa’ sih kebaya gw ada yang udah selesai dijahit? Tampak ga mungkin, wong masih 7 bulan lagi aja…

Iseng lah gw tanya ” Tante, kebayaku ada yang udah jadi?”

Jawabannya ternyata cukup mengejutkan “Ohh udah ini Mba.. Kebaya yang maroongold udah jadi, tinggal dipayet. mau fitting?

waaaahhh ternyata mata gw ga salah liat! Maakk, itu beneran kebaya RESEPSI gw..!!!

Langsung masuk ruang ganti trus cobain deh kebayanya. Deg…deg..an lho pas nyobainnya. Gilee aja bajunya udah hampir jadi, gw beneran mau nikaaahh sama abang… (hihihi..still can’t believe it sometimes). Bismillah..gw pake, truss wahh langsung PAS banget di badan. Ga kegedan, ga kekecilan, ga ada masalah.. Jahitannya rapi jali dan bordirannya itu lhoo yang gw n mama sukaaa banget. ๐Ÿ™‚

Setelah tunjukin ke mama dan tante Titiek yang langsung melihat beberapa bagian yang harus disempurnakan (padahal menurut gw udah bagusss..), dilanjutin dengan foto-foto tentunya. Maaf ya fotonya ga dishare disini, karena 1. kebayanya blom jadi banget, dan 2. biar surprise nanti. hehehe.. Foto-fotonya langsung aku kirim ke abang, and guess what he said “baguss sayang… seneng liatnya”. Uhuhuhuhuy…am so Happy.. ๐Ÿ˜€

Tapi dibalik kesenangan gw, ada satu hal yang gw pikirin.. Kan kebayanya udah pas banget niy sama badan gw sekarang, berarti gw GA BOLEH melaaar niy. wehehehe..harus jaga badan tetep segini sampeย  7 bulan lagi..

Waakkss..!!!!

Photomotion dan pre-wed

March 18, 2009 § 14 Comments

Seperti yang udah aku tulis sebelumnya bahwa kami udah DP untuk ambil paket wedding lengkap dari Photomotion. Dari awal emang udah sangat suka dengan vendor ini, dimulai dari pelayanan yang ramah dan profesional. Plus dua orang temen aku juga pakai vendor ini untuk Pernikahan mereka. Saking udah yakin dan suka dengan Photomotion, aku dan abang memutuskan untuk ambil paket lengkap yang terdiri dari:

Pre-Wedding (Indoor)
1 Album wedding book @30 halaman ukuran 20×30
2 buah foto+ bingkai uk. 30×45
pemotretan 1 hari kerja
*Bonus: make-up + hair do
1 foto + bingkai uk. 60×90
3 buah lembar foto uk. 30×45 (hak milik), bingkai foto (dipinjamkan)
1 CD foto (foto yang dicetak)

Fotografi (dokumentasi & candid)
2 fotografer
2 album dokumentasi digital @20 hal
1 album keluarga @20hal
2 album candid @20 hal
studio mini di lokasi
Bonus: 1 foto bingkai 60×40
1 dvd foto klip
1 cd/dvd foto
album tipe sweet

Video
2 kamera video
durasi pengambilan ga terbatas
1-2 dvd movie editing exclusive
Bonus: Relation interview, dvd movie dengan menu & chapter, 1 set dvd movie (copy)

Semua tadi di atas + screen 3×4, 3500 dan penambahan hari kerja 1 hari (akad dan resepsi kami beda hari) kami ambil dari Photomotion. Nah..karena rencana mau foto pre-wed di bulan April (pas gw libur kuliah), aku dan abang bikin janji dengan pihak Photomotion untuk bicarain konsep foto pre-wed dan penentuan waktunya.

Kami langsung ditemuin oleh Mba Astri (Marketing Teladannya Photomotion, hehehe). Trus aku minta liat hasil foto pre-wed indoor mereka yang bukan konsep (kalo pre-wed yang konsep, harganya amit-amit maharani bow!). Aku coba nego untuk pre-wed outdoor tanpa tambah biaya, eh yah mungkin aku yang kurang jago nego ya.. Ga dapet juga tuh, jadi paling mentok adalah foto prewed indoor biasa dengan tambahan props gitu deh. Yasudah, aku dan abang oke aja, toh udah DP..

Pas di jalan pulang, kami pikir-pikir lagi… Hmmm, rasanya kok kurang gimanaaaa gitu kalo cuma foto prewed indoor biasa. Mendingan outdoor aja deh, tapi rasanya aku ga rela harus nambahin budget lagi (kok jadi membengkak gini?). dududududu…. bingong…!!! Sepertinya harus ganti vendor foto pre-wed niy.. Untuk liputan foto/video siy akan tetep Photomotion.

Walhasil, langsung ngubek-ngubek ingatan waktu ngobrol-ngobrol pas Kopdar WK, ngubek-ngubek blognya Raxisme, chatting dengan Wulan, dan tanya ke forum WK untuk minta referensi foto pre-wed outdoor yang sesuai budget kami. Beberapa nama yang aku dapet:

  1. Harmony Photo (rekanan Bidakara juga niy)
  2. [9] Sembilan Photography
  3. LightBrush
  4. Fish-photo
  5. Saokky photography

Sepertinya lima nama itu dulu deh, kalo kebanyakan bisa PUSING gw.. Sekarang harus survey lagi dan obrolin lebih lanjut dengan abang. Ada yang punya pengalaman pre-wed dengan vendor-vendor tadi ga? Need some advice niy.. ๐Ÿ˜‰

The Wedding Book

March 14, 2009 § 5 Comments

The Wedding Book

Aku nemu buku ini kemarin, waktu lagi nemenin abang ke toko buku. Iseng aja aku beli, walaupun udah telat ya sebenernya buat aku, hehe.. Begitu baca, aku langsung menyesal karena ga beli bukunya 4 bulan lebih cepat. Buku karangan Erike Yuliartha ini berisi semua A-Z persiapan pernikahan dan segala hal PENTING yang harus diketahui para calon penganten.

Dengan cover pink yang girly dan stylish serta bahasa ringan yang enak dibaca, buku ini wajib ada di tangan para bride and groom to be yang berniat ngurusin pesta pernikahannya sendiri. Selain tulisan yang ringkas, jelas, dan sangat informative juga banyak tips-tips berguna dari penulis. Terutama tips untuk hal-hal kecil yang menurut kita ga terlalu penting tapi ternyata ga boleh dilupain begitu saja. Semua hal dibahas tuntas di sini, dari mulai cara penyusunan budget pernikahan dengan detil hingga penyusunan budget honeymoon. Lengkap..kap..kap deh! ๐Ÿ˜‰

Pokoknya buat para capeng yang masih bingung harus memulai persiapan pernikahan dari mana, The Wedding Book ini bisa dijadikan panutan. Saking seru baca bukunya, aku sampe ambil stabilo dan kertas post-it untuk nandain tulisan yang aku anggap penting. Jadi begini niy nasib bukunya sekarang

the wedding book

So if you’re still confused on how to plan your wedding, grab this book now! ๐Ÿ™‚

Survey kotak seserahan di Mayestik

March 11, 2009 § 10 Comments

Selain Cikini, pasar Mayestik juga terkenal sebagai tempat untuk hunting kotak hantaran/seserahan. Berhubung hari ini libur dan mama lagi ga ketitipan cucu, langsung deh meluncur kesana. ๐Ÿ˜‰

Toko-toko yang menjual kotak hantaran ini ada di lantai 1 (sepertinya siy lantai 1 soalnya cuma naik tangga 1 kali). Letaknya selantai dengan toko-toko yang jual wadah plastik untuk kue jadi gampang dicarinya. Saya dan mama puter-puter selama kurang lebih 45menit. Ga terlalu banyak toko yang jual kotak hantaran, yahh kira-kira ada 10 toko. Koleksi di tiap toko juga sama-sama keneh.. Harga juga ga terlalu bervarias, beda Rp 2.000 – 3.000 antar toko (harga belum ditawar lho..). Jenis dan harga kotak yang ditawarkan hampir di semua toko adalah:

  1. Kotak bahan anyaman mendong dengan tutup mika + anyaman, harga Rp 75,000 per set (1 set = 4 box)
  2. Kotak bahan bambu dengan tutup full mika, harga Rp 75.000 per set (1 set = 3 box), sudah termasuk hias bunga dan pita di atas mika.
  3. Kotak bahan rotan dengan tutup mika, harga bervariasi tergantung ukuran, dijual satuan. Range harga Rp 15.000 – 35.000.
  4. Kotak bahan karton dilapis kain, harga Rp 180.000 per set (1 set = 4 box)
  5. Kotak bahan karton dilapis kertas, harga Rp Rp 75.000 per set (1 set = 4 box), belum termasuk hias bunga dan pita. Kalau beli satuan, range harga Rp 20.000-35.000-an, tergantung ukuran dan kejagoan menawar.

Di beberapa toko, untuk jenis kotak dari bahan karton yang dilapis kertas, bisa bikin pesanan khusus. Kita boleh pilih warna dan jenis kertas, bunga, dan pita serta mereka juga mau buatin ukuran kotak yang custom made. Menurut gw siy, di sini lumayan murah meriah untuk cari kotak hantaran/seserahan. Jenis dan warnanya bervariasi, harga bisa nego, dan kita juga bisa bikin custom made. Yang membuat butik-butik seserahan berbeda adalah kualitas kertas, bunga, dan kreasinya.

Balik lagi ke selera tentunya… ๐Ÿ™‚

Tentang mama, camer, dan kebaya

March 8, 2009 § 14 Comments

Di kunjungan kedua ini, awalnya cuma untuk nemenin mama dan mama camer untuk ketemu dengan tante Titiek dan diskusi tentang model kebaya mereka nantinya. Namun, akhirnya saya ikutan juga masukin bahan brokat untuk kebaya resepsi. Niatan awal adalah nunggu kebaya akad yang on progress selesai dijahit dulu. Sudahlah sekalian aja, daripada harus bolak-balik kesana lagi.

Seru juga kali ini berusaha menyatukan keinginan kedua mama-mama. Di satu sisi mama suka sekali pakai kebaya dari bahan brokat, di sisi lain mama camer lebih memilih memakai tipe baju muslim. Selain itu, mama yang sudah sering jahit kebaya dengan berbagai ragam model sehingga tante Titiek bingung harus membuatkan model apa lagi untuk mama. Maklum kedua mama kami berjilbab jadi modelnya tidak bisa aneh-aneh. Mau dibuatkan model sederhana, takutnya kurang cantik untuk dipajang saat resepsi. Mau model yang unik, kok rasanya terlalu chic ya untuk ibu-ibu? Hehe.. setelah diskusi cukup lama dan lihat berbagai model, Alhamdulillah tercapai kata sepakat. ๐Ÿ™‚

Sekilas tentang kebaya mama-mama, sekarang tentang kebaya resepsi saya. Saya dan tante Titiek diskusi cukup panjang tentang model kebaya resepsi ini, dan sedikit modifikasi di model kebaya akad. Untuk kebaya akad, saya minta modifikasi tempelan dan payet model punggung yang seperti kebaya ijo ini.

Melalui proses brainstorming tentang apa yang saya suka dengan saran dan masukan dari tante Titiek, akhirnya jadilah model kebaya resepsiku. Well, berhubungย  gwudah ngecengin beberapa model kebaya di majalah Perkawinan, jadinnya ada comot disain sana-sini. Contekan model-model kebayanya dari foto-foto ini, yang kemudian di disain ulang oleh tante Titiek.

Kebayang ga seperti apa? Berharap-harap cemas tentang hasil jahitannya yang masih wandatau kapan jadi. ๐Ÿ˜‰ Ga terlalu khawatir juga siy, karena selama 3 tahun jahit di sini, aku ga pernah kecewa dengan hasilnya. Amazing…!!!

Ini alamat dan contact tante Titiek:’

Griya Busana Maya
Jl. Wahab No.1A, Utan Kayu
CP: Tante Titiek, no telvon: (021) 850 83 16

Antara The Box, Attila, atau..cikini?

March 7, 2009 § 6 Comments

Dengan hampir beresnya semua urusan vendor-vendor besar seperti gedung, catering, dekorasi, dan perias, maka mulai niy aku ngurusin perintilan-perintilannya seperti seserahan. Mungkin ada yang berpendapat kalo masih terlalu cepet untuk ngurus begini, tapi aku ga bisa aja diem dan tenang. Seperti kata salah satu sahabatku “dasar perfeksionis!”, hehehe… Boleh dong ya jadi perfeksionis apalagi menyangkut suatu once in a lifetime event ini. ๐Ÿ™‚

Awalnya pengen nyari kotak seserahan di Mayestik atau Cikini yang biasa aja. Truss pikir-pikir lagi, kok kaya’nya bagus juga ya kalo seserahannya dihias dan dibentuk yang lucu-lucu. Apalagi waktu lihat seserahan temen yang dihias jadi lebih cantik. Dari beberapa kandidat vendor, aku pilih untuk survey ke dua tempat yaitu The Box dan Attila. Alasannya adalah karena lokasinya dekat rumah, selain itu untuk ketiga vendor lainnya (House of Seserahan, Istje, dan NDL creation) aku sudah tahu perkiraan harga dari pameran dan hasil browsing di dunia maya (caelah istilahnya..).

Pertama kali survey ke The Box karena lokasi showroomnya aku sudah tahu (dulu showroom Attila di sini). Kesan pertama waktu masuk, wah banyak pilihan kotak dari mulai bahan karton, kayu, tempat perhiasan, bentuk sangkar, dan bahkan ada undangan segala. Setelah tanya-tanya, aku cukup terkaget-kaget dengan price list harga yang dikasih. Untuk box hantaran dari karton dengan tutup mika, range harga adalah 130K – 190K. Sedangkan box hantaran dari kayu, range harganya 150K – 210K. Memang kreasinya bagus (pasti lah ya dengan harga segitu) tapi rasanya sayang harus bayar ratusan ribu untuk 1 kotak.

Aku jadi penasaran untuk cari Attila pindah kemana. Cari-cari di internet, ternyata ada blognya. Walopun kosong blognya tapi ada alamat dan nomer HP. Iseng aja gw coba telvon, eh diangkat! Hebatnya lagi, aku ga salah sambung. Wah langsung deh dibela-belain meluncur ke showroomnya. Ternyata gampang banget dicari, kalo dari arah Karang Tengah, belok ke jalan Lebak Bulus III. Terusss aja ikutin jalan yang berliku-liku sampai jalannya mecah dan sebelah kiri ada mesjid, ambil kanan. Nah langsung ketemu Attila ethnique, tokonya engga terlalu besar dan dicat merah terang. Walaupun tidak besar, tapi variasi koleksi kotak sangat beragam dengan warna yang banyak juga.

Di sini aku langsung ketemu dengan pemiliknya dan langsung tanya-tanya minta price list.Sempet bingung waktu tantenya bilang kalo tidak ada price list, penentuan harga lewat obrolan aja dan mereka sangat fleksibel bisa menyesuaikan dengan budget kita. Misalnya kita punya budget 500K untuk hantaran, nah pihak Attila akan membuat kotak sesuai pesanan jumlah dan warna dengan bahan-bahan yang disesuaikan dengan budget tersebut. Tentunya ada minimal harga ya, jadi kotak paling murah seharga 35K dan bisa sampai 200K, tergantung bahan (ada karton dan juga kayu, lengkap..kap..kap) serta jenis dan jumlah bunga yang dipakai. Semua ini udah termasuk biaya hias seserahan juga. ย Wahh, langsung jatuh cinta deh dengan Attila! Apalagi aku udah tau kualitas kotak mereka dari waktu seserahan kakak, dan juga hasil hias menghiasnya dari seserahannya Putri.

Hmm..sepertinya Attila kandidat kuat. Tapi masih pengen liat-liat ke Cikini dulu (sahabatku yg baik hati ini mau nemenin, horeee…). Siapa tau disana bisa lebih murah, trus tinggal dihias dan kreasi di NDL (biaya hiasnya 25K kalo box dari kita).

Bagi-bagi seragam part 1

March 3, 2009 § 8 Comments

Masih delapan bulan lagi siy nikahanku tapi udah mulai nyicil bagi-bagi seragam untuk keluarga hari Minggu kemarin, hehehe… Mudah-mudahan ga kecepetan niy bagiin seragamnya. Pembagian seragam ini baru untuk keluarga abang sebenernya. Alasan kenapa dibagiin sekarang adalah karena (1) mumpung lagi ada acara keluarga besar dimana semua ngumpul dan (2) tante2 dan sepupu2 abang biasa jahit di 1 tempat yang sama, takutnya ga sempet tante Ning (penjahitnya yang masih saudara juga) untuk jahitin segitu banyak kain.

Maklum keluarga abang tergolong besar. Mama Nasution 6 bersaudara dan Ayah 4 bersaudara. Ditambah lagi sepupu yang jumlahnya sampai puluhan! Sepupu perempuan saja ada 30 lebih. Wehee, kebayang kan gimana ribetnya tante Ning untuk jahit semuanya. Makanya kita bagiin dari sekarang supaya tante Ning bisa bernafas dikit, hehehe.. Selain tante dan sepupu, empat orang kakak perempuan + iparnya abang juga mau jahit di tempat yang sama. Hihihihi, ga kebayang jadi tante Ning, tiba-tiba ketiban order jahitan menumpuk (hehe..rejeki ya tante..) ๐Ÿ˜‰

Waktu bagi-bagi seragam, pertanyaan yang sering muncul dari sepupu-sepupu abang:

Modelnya apa niy nggi?

dan

Untuk keluarga anggi, warnanya apa?

Model siy bebas merdeka aja, ga ada batasan khusus, aku bilang asal jangan dijahit jadi bikini aja, hehehe… Kalo soal warna untuk sepupu abang, aku pilihin burgundy, sedangkan untuk sepupuku warna pale pink. Dipilih begitu karena sepupu abang sudah banyak yang berkeluarga, jadi pertimbangannya harus warna yang lebih dewasa. Sedangkan sepupu2 aku masih banyak yang kecil-kecil (ada juga siy yang udah berkeluarga), jadi gapapa dikasi warna pink.

Oiya, untuk bahan seragam ini, semuanya aku beli di De Moda, D’Best Fatmawati. Pilihan bahan-bahan brukat disana bagus-bagus, halus, dan yang terpenting harga murah meriah deh! Jadi ga jebol kantong kalo harus nyeragamin banyak sodara kaya’ gw ini. Di De Moda juga lagi ada sale 40% untuk bahan brukat Perancisnya, lumayan juga pilihan warnanya kalo ada yang mau cari untuk kebaya pengantin (he..walopun gw ndiri ga pake brukat Perancis, mahal bow!).

Tambahan info ga penting: yang punya De Moda n La Moda (Mayestik) masih saudaraan, jadi koleksi bahannya sama aja di 2 tempat ini. Satu lagi, aku kalo ke De Moda slalu minta Mba Irma atau Mba Dini sebagai SA, soalnya mereka berdua ini telaten cariin bahan dan pinter padu-padan warna (hehe, kok gw jd promosi…).

Where Am I?

You are currently viewing the archives for March, 2009 at Our Life Journey Together.