You are cordially invited to celebrate the wedding of…

January 17, 2009 § 5 Comments

Alhamdulillah hari ini undangannya naik cetak. Yippie!!! Antara seneng dan was was juga niy dengan undangan mulai dicetak. Seneng karena satu lagi urusan wedding hamper beres, tapi juga was was takut ada kenapa-kenapa dengan undangan. Sekarang cuma bisa pasrah dan percayain orang percetakannya (bismillah….).

Begini niy mesin yang nyetak 1000 lebih undangan kita…

Campuran warna tulisan di undangan (warnanya kita acc dulu sebelum naik cetak),

Nah ini undangan lagi dicetak… 

Undangan kita…

our-invitation

Honey..we’re really getting married!! Undangan udah dicetak, hehehe…

Untuk urusan undangan, berdasar referensi beberapa temen, saya dan abang pesen di pasar Tebet. Di sini banyak banget tokonya, ada yang ber-AC dan ada juga yang cukup ber-AL (alias angin alam sajah..). Walopun tempatnya kecil dan harus rela bersempit-sempit ria dengan tumpukan undangan yang sedang dibuat, tapi kualitas undangan made in ps.tebet ga kalah kok dengan butik-butik kartu seperti domino, kartu reva, dsb, dll. Pastinya di sini harga lebih miring dan sangat bisa disesuaikan dengan budget.

Dari hasil survey muterin basement, keluar-masuk toko untuk tanya harga dan model, kami milih untuk bikin di Kartu Pesona. Saya pernah baca review di weddingku.com tentang Kartu Pesona yang bersifat negative, tapi so far pelayanan disana memuaskan. Mba Ana, CP kami selalu ramah, sabar, dan tepat janji. Mungkin beda orang, beda persepsi dan keinginan ya jadi ada aja yang ngalamin pengalaman ga menyenangkan. Mudah-mudahan dengan saya dan abang percaya dan pasrah, Insya Allah pihak Kartu Pesona ga ngecewain kita, amiin.

Kartu Pesona
Pasar Tebet Barat
Lt. Basement BKS No.1-4 17
Telp: 021-8354357, 83702162
CP: Mba Ana (0813 8060 3376)

*masuk dari parkir basement, lurus belokan kedua, trus belok kiri. Ada deh si Kartu Pesona ini.*

Ahirnya yang terpilih..

January 12, 2009 § 2 Comments

Setelah survey beberapa vendor lain, saya dan abang memutuskan untuk menggunakan vendor ini. Dilihat dari hasil foto-foto candidnya, saya merasa emosi dan momen istimewa tertangkap dalam lensa. Hasil foto liputan, hampir sama aja hasilnya, perbedaan bisa dilihat dari hasil foto candid, menurut saya (lagi).

Contoh foto-foto kawinan hasil Photomotion

(taken from http://www.photomotion-online.com)

Harga yang ditawarkan photomotion juga cukup bersaing, mengingat banyaknya request dari saya dan abang. Hehehe.. untungnya CP-nya sangat sabar dan baik hati meladeni permintaan-permintaan itu. Plus dengan adanya diskon 20% dari pameran JWC kemarin, semua jadi berasa worth it. Selain itu, kami juga udah liat cara kerja crew Photomotion di pernikahan abangnya abang (nah bingung kan..), crew Photomotion bekerja professional, on time., dan pastinya pake baju seragam yang sesuai. Gw paling ga suka liat fotografer di kawinan yang saltum, alias pake baju ga sesuai dress code. Apalagi yang tipe-tipe pake kaos/kemeja plus jeans and sendal (ughh..ga hormatin klien banget deh kalo tipe ini). Neyways, menurut mama camer saya siy harusnya dapet diskon lebih dari 20% karena vendor ini udah dipake turun-temurun, hmm..mungkin masih bisa dinego ya? 😉

Well, so far kami senang dengan pelayanan dan paket dari Photomotion. Surat kontrak sudah ditanda tangani dan sudah di-DP tentunya.

Fiuh…one finished, about six more to go!

Photomotion
Jl. Pelita No.110 (Kemang Selatan VIII)
Cipete Utara, JakSel 12140
021-726.0733
www.photomotion-online.com
info@photomotion-online.com

wedding bug

January 10, 2009 § 3 Comments

wedding

"saya terima nikahnya...."

The wedding bug is biting. Beuh..ternyata ngantri aja ya yg mau nikah tahun 2009 ini. Dari mulai temen-temen alazhar, temen-temen kuliah saya dan abang, dan sampe temen yang udah saya kenal dari lahir semuanya sebar-sebar undangan niy. Apa tahun ini tahun yg baik untuk menikah? atau emang udah saatnya untuk settle down and tie the knot di umur saya ini? hmmm…dunno, yang jelas hampir tiap bulan ada kawinan temen. Bulan yang masih kosong blom ada undangan dari temen saya cuma di April, September, dan Desember. Alamat jahit kebaya niy, ga mungkin kan pake kebaya yang sama tiap ke kawinan. 😉

dalam rangka mencari fotografer…

January 8, 2009 § Leave a comment

Dengan adanya daftar rekanan foto dari Bidakara mempermudah kami untuk nyari vendor foto. Awalnya bingung harus mulai dari mana nyari vendor-vendor pernikahan, akhirnya dibikin deh yg namanya to-do-list. Emang harus dipikirin dan diurus satu per satu supaya ga berasa kebanyakan beban. Nah, pas di JWC 2008 kemarin, sempet liat-liat beberapa vendor foto rekanan Bidakara yang lagi pameran. Ambil-ambil brosur dan tanya-tanya info. Dapat informasi tentang beberapa vendor: Photomotion dan Photo Talk. Setelah itu, baru dimulai pencarian dan survey vendor lainnya. Beberapa kandidat vendor yang sempat dihubungi via telfon atau meeting: AA Foto , Payu Foto, LeSae Foto, dan Radline. Banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam pemilihan vendor ini karena menurut gw kenangan dari hari pernikahan yang terbukti adalah foto-foto kita (selain buku nikah tentunya). IMO ga ada salahnya untuk splurge di bagian yang satu ini, poko’nya harus puas dengan hasil foto.

Beberapa tips dalam proses pencarian vendor foto/video (berdasar pengalaman pribadi, bukan professional):

  1. Tentukan gaya/hasil foto yang diinginkan. Ada jenis liputan (dokumentasi prosesi pernikahan) dan ada candid (lebih berusaha menangkap emosi dan momen dari acara). Kedua gaya pemotretan ini biasanya berbeda harga dan paketnya.
  2. Perlu ada videografi atau tidak. Untuk meringankan budget, bisa juga shooting video tidak dilakukan. Sangat fleksibel dan tergantung keinginan.
  3. Lihat-lihat dulu hasil foto dari vendor. Bisa dilihat saat pameran, hasil foto teman yg menggunakan jasa vendor, atau gampangnya cari aja di internet.
  4. Jangan lupa untuk cari testimonial dari pengguna vendor. Bisa dicari di blog (u’re reading one) atau di forum-forum seperti weddingku.com. Testimonial ini biasanya lebih jujur dibanding promosi ATL dan BTL vendor.
  5. Cari vendor foto yang berlokasi tidak terlalu jauh dari tempat tinggal CPW atau CPP. Sebenernya ini ga terlalu ngaruh karena rata-rata vendor punya bagian marketing yang bisa diajak meeting di luar kantor. Tapi menurut saya, demi kemudahan dan kepraktisan aja.
  6. Setelah ada pilihan beberapa vendor tertentu, kunjungi kantor mereka. Ini tentunya untuk menilai sedikit-banyak tentang profesionalitas vendor.
  7. Minta kepastian dari vendor, bagaimana sistem kerja mereka (apa menggunakan fotografer sendiri atau freelance) dan maksimal berapa klien yang mereka tangani dalam satu hari.
  8. Keahlian nego dan tawar-menawar sangat diperlukan saat perhitungan seluruh biaya. Pastikan juga apa saja jasa yang ditawarkan vendor, jangan sampai kena charge tambahan karena kita ga teliti.
  9. Saat tanda tangan kontrak, pastikan semua spesifikasi yang kita minta dibuat tertulis. Untuk yang nikahannya masih lama, jangan lupa minta agar harga mengikat (supaya ga kena imbas kenaikan harga).

Pencarian vendor….

January 7, 2009 § 2 Comments

Ini vendor pertama yang kami cari, booking, dan DP (sebelum lamaran FYI!). Prioritas utama untuk pernikahan di Jakarta adalah gedung! Kalau mau dapat gedung idaman sesuai tanggal yang kita mau, saran saya harus booking jauh-jauh hari (dari setahun sebelum justru lebih bagus).

Dari dulu saya sudah jatuh hati dengan ruang resepsi Birawa, poko’nya udah sreg banget. Eh ternyata kami berdua sama, abang juga sudah sreg dengan Birawa. Selain karena gedung yang bagus, lokasi strategis, parkir mudah dan tamu tidak perlu hujan-hujanan, plus hanya 5 menit dari rumah abang! Klop sudah! Ini pilihan pertama kami untuk venue resepsi, dan karena ga punya pilihan kedua maupun ketiga, kami buru-buru cari info dan booking untuk tanggal pilihan. Lucu juga pemilihan tanggal ini, karena belum ada pembicaraan antar dua keluarga tapi kami berdua udah pilih tanggal dan booking. Alhamdulillah ternyata kedua belah pihak keluarga setuju dengan pilihan kami. Ada gunanya juga nekad (asal ga menimbulkan konflik dengan keluarga tentunya..).

Sejauh ini pelayanan pihak Bidakara cukup memuaskan. Pihak marketing memberi informasi yang lengkap dan tidak menutup-nutupi. Emang bener kalo banyak yang bilang di Bidakara banyak kena charge ini-itu, tapi semua udah diperjelas di awal jadi ga bingung. Anyway, saran gw siy lebih baik jangan ambil paket makanan dari hotel. Ambil aja makanan dari catering rekanan hotel, ada kok daftarnya dan rekanan mereka banyak n punya nama. Walopun kena charge yg lumayan, tapi kalo diitung-itung jatuhnya lebih murah dibanding pake catering hotel, selain itu kita lebih flexible untuk pilih menu. Trus untuk dekor dan foto, diharuskan dari rekanan Bidakara. Not to worry again, karena pilihan rekanannya banyak dan oke-oke semua.

Menurut aku, justru adanya aturan wajib rekanan ini, lumayan membantu kita lho.. Karena ga perlu bingung-bingung cari info dari sekian banyak vendor dekor & foto yang ada di Jakarta. Tinggal pilih aja dari daftar vendor rekanan, cari yang sesuai budget dan bisa penuhin keinginan kita. Simpel dan ga ribet. 🙂

Komplek BIDAKARA

Jl. Jend Gatot Subroto Kav 71-73,
Pancoran, Jakarta Selatan
021-8379.3555 ext 1809
http://www.bidakara.co.id/
http://www.bumikarsa.com/
banquet@bidakara.co.id

picture taken from http://www.bidakara.co.id/

Where Am I?

You are currently viewing the archives for January, 2009 at Our Life Journey Together.