Wedding color

January 26, 2009 § 10 Comments

Seringkali ini tidak menjadi perhatian capeng saat mempersiapkan pernikahan (just like me, hehehe..). Padahal ternyata menentukan warna dan tema pernikahan ini penting banget karena akan berpengaruh ke semua elemen pesta dan suasana yang mau dibangun, terutama untuk dekor. Emang siy kadang tamu ga terlalu merhatiin hal seperti warna dan dekorasi. Tapi akan aneh juga kalo ga ada koordinasi warna sama sekali, misalnya pengantin pake baju biru sedangkan keluarganya merah, trus pelaminan didekor dengan bunga dan hiasan kuning! Too many colors.. yang ga akan enak dipandang.

So… ada baiknya kita tentuin dulu tema warna wedding. Misalnya dimulai dari pengen pake baju/kebaya pengantin warna apa. Nah, dimulai dari baju kita sebagai capeng dicari deh turunan warna dan kombinasi yang cocok. Kalo bingung, sekarang banyak kok color palette generator dan software untuk color coordination. Beberapa yang saya temuin dan bisa dengan mudah dipakai:

Sebenernya saya pengen banget pake kebaya pengantin fuschia gitu, tapi dipikir-pikir kasian juga abang harus stuck dengan pink gonjreng hanya demi kesenangan gw,πŸ˜‰ Pada akhirnya saya memilih warna merah marun & gold untuk wedding color kami. Abang sendiri siy lebih milih gold aja, tapi setelah temen saya yang nikah pake warna gold bilang kurang “nyala” kalo pake gold, kombinasi marun-gold menjadi pilihan. Supaya ga melulu warna marun dan gold aja, jadi deh kombinasi warna syukuran pernikahan kami seperti ini:

the wedding color palette of anggi-fakar

the wedding color palette of anggi-fakar

Rencananya adalah:

  • Pastinya baju pengantin akan warna merah marun + gold (dari songket)
  • Baju orang tua burgundy agar beda sedikit (pengantin tetep harus lebih ‘jreng!’).
  • Untuk kakak2 perempuan dipilih warna coklat campur mauve
  • Untuk ponakan perempuan rasanya fuschia akan membuat kelima gadis cilik ponakan kami terlihat cerah.
  • Kakak-adik orang tua dan among tamu warna marun (tanpa gold)
  • Para sepupu pale pink (sepupu saya) dan pale burgundy (sepupu abang) jadi pilihan
  • Sedangkan para sahabat, saya memilih paduan warna marun+pink.

Sedangkan untuk akad nikah, saya akan pakai brukat warna off white. Trus seragam hanya dibagikan untuk keluarga inti (ortu, saudara kandung, dan ponakan) dengan kombinasi warna:

wedding-colour-akad

the wedding color palette (akad nikah)

Selain seragam, undangan dan dekorasi juga menggunakan warna-warna tersebut. Undangan kami lebih ke arah merah marun-ivory white. Sedangkan dekorasi masih bingung untuk pemilihan bunga dan warna pelaminan. Saya pengen pelaminan campuran merah-gold-pink, tapi ga tau hasilnya bisa bagus ga.

§ 10 Responses to Wedding color

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Wedding color at Our Life Journey Together.

meta

%d bloggers like this: